Bupati Sumenep Tepis Isu Rotasi Jabatan, Tunggu Sekda Definitif

- Redaksi

Rabu, 17 September 2025 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEGAS: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudoe (Doc. Seputar Jatim)

TEGAS: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudoe (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Bupati Sumenep, menegaskan, hingga saat ini belum ada rencana pergeseran posisi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Rotasi baru akan dilakukan setelah penetapan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudoe, menepis isu liar yang belakangan beredar di internal Pemkab.

“Belum ada mutasi,” ucapnya, dalam keterangan resminya kepada wartawan, Rabu (17/9/2025).

Baca Juga :  600 Ribu Rekening Penerima Bansos Diduga Bermasalah, Ada yang Digunakan Transaksi Judi Online

Ia pun meminta agar semua pihak tidak mengaitkan isu tersebut dengan dinamika politik maupun kepentingan pribadi.

Bahkan, Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga mengingatkan, agar para ASN tidak membuang energi dengan memperdebatkan isu rotasi jabatan.

Menurutnya, yang jauh lebih penting adalah bagaimana birokrasi tetap bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi untuk menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Mutasi itu hal wajar dalam birokrasi, Tapi jangan sampai ASN menunggu-nunggu atau sibuk berspekulasi. Saat ini, yang harus diutamakan adalah kinerja nyata dan pelayanan publik,” tegasnya.

Lanjut Fauzi menuturkan, penataan organisasi memang diperlukan untuk memperkuat kinerja birokrasi, tetapi harus dilakukan dengan terukur.

Baca Juga :  Peringati Maulid Nabi Muhammad, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Tingkatkan Spiritualitas, Sosial, dan Kebersamaan

Oleh Karena itu, ia memilih menunggu Sekda definitif agar arah mutasi jelas, sesuai kebutuhan organisasi, dan benar-benar mampu mendorong efektivitas pemerintahan.

Untuk meredam spekulasi yang beberapa pekan terakhir berkembang di lingkungan Pemkab. Ia berharap rumor apapun tidak boleh mengganggu jalannya roda pemerintahan yang seharusnya berjalan optimal.

“Mutasi akan ditempuh bila memang ada kebutuhan organisasi, bukan sekadar memenuhi isu,” imbuhnya.

“ASN jangan mudah terpengaruh kabar yang tidak jelas. Pemerintahan harus tetap produktif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Berita Terbaru