Cara Sultan HB X Ajak Warga Peduli Sampah Malioboro

- Redaksi

Selasa, 18 Juni 2019 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sri Sultan Hamengkubuwono X

Sri Sultan Hamengkubuwono X

Yogyakarta, seputarjatim.com- Gubernur DIY yang juga Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, meninjau program uji coba semi Pedestrian Malioboro bebas kendaraan bermotor, Selasa (18/6/2019) sore. Saat peninjauan, tak segan Sultan memungut sampah yang ditemuinya.

Momen langka ini terjadi saat Sultan didampingi pejabat Pemkot dan Pemda DIY menyusuri semi Pedestrian Malioboro dari Kepatihan ke Kantor DPRD DIY dengan berjalan kaki. Di tengah jalan sesekali Sultan berhenti untuk memungut sampah.

Tak hanya memungut sampah, Sultan juga membuang sendiri sampah yang diambilnya di jalanan Malioboro ke bak sampah. Aksi Sultan ini tak lain untuk memberi contoh bahwa membuang sampah tidak pada tempatnya adalah perbuatan salah.

“Ya saya memang sengaja ngambil sampah, memang sengaja. Dengan harapan banyak orang supaya lihat, bahwa sampah di pinggir pun saya ambil… Engko nek diomongi darani ngajari (nanti kalau diberitahu dikira ngajari),” kata Sultan, Selasa (18/6/2019).

“Ya saya memang sengaja ngambil sampah, memang sengaja. Dengan harapan banyak orang supaya lihat, bahwa sampah di pinggir pun saya ambil… Engko nek diomongi darani ngajari (nanti kalau diberitahu dikira ngajari),” kata Sultan, Selasa (18/6/2019).

Gubernur DIY itu pun menyoroti kesadaran pengunjung semi Pedestrian Malioboro dalam membuang sampah. Padahal, kata Sultan, pengunjung Malioboro bisa membuang sampah di bak-bak sampah yang telah disediakan pemerintah.

Baca Juga :  Bentuk Pelopor Keselamatan Sejak Dini, Ratusan Pocil Geruduk Polrestabes Surabaya

“Ya yang berkunjung ke Malioboro itu kan orang dari manapun. Mungkin kesadaran untuk membuang sampah di tempat (sampah) itu juga semuanya belum terstandarisasi pemahaman. Mung golek praktise (cuma cari praktisnya),” tuturnya.

“Padahal di dekatnya ada tempat buang sanpah, ning gon besi tempat pohon itu (ternyata) bisa dibuang ya dibuang di situ. Sehingga pekerjaan kita menjadi lebih rumit, secara periodik harus besinya kita buka, kita bersihkan, gitu,” sambungnya.

Sultan pun khawatir apabila suatu saat terjadi penumpukan sampah di semi Pedestrian Malioboro. “Saya khawatir mungkin Selasa Wage pun aktivitasnya (di Malioboro) juga tinggi, saya khawatir nggak cukup lagi tempat sampah itu,” pungkas Sultan. (*)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, Usai Dicopot dari Kepala BGN
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Dinilai Tak Becus Jalankan Program MBG
Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama
Tampil Mencolok di KPK, Haji Her Kooperatif Jalani Pemeriksaan
Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW
BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL
Kemenag RI Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2025

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:33 WIB

Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, Usai Dicopot dari Kepala BGN

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:09 WIB

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Dinilai Tak Becus Jalankan Program MBG

Sabtu, 18 April 2026 - 12:53 WIB

Mulai 2026, Bayar Pajak STNK Kendaraan Bekas Tak Wajib KTP Pemilik Lama

Kamis, 9 April 2026 - 18:54 WIB

Tampil Mencolok di KPK, Haji Her Kooperatif Jalani Pemeriksaan

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:58 WIB

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Berita Terbaru

BERDISKUSI: GMNI Sumenep saat melakukan audiensi di Kantor Inspektorat Sumenep, terkait dugaan korupsi BUMDes Meddelan (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

GMNI Sumenep Desak Inspektorat Tuntaskan Audit BUMDes Meddelan

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:56 WIB