Home / Tak Berkategori

Dampak Corona, Sekolah di Sumenep Diliburkan

- Redaksi

Senin, 16 Maret 2020 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktifitas belajar di SMPN 2 Sumenep diliburkan pasca terbitnya surat edaran Gubernur Jatim untuk mewaspadai virus corona. (Didik/SJ Foto)

Aktifitas belajar di SMPN 2 Sumenep diliburkan pasca terbitnya surat edaran Gubernur Jatim untuk mewaspadai virus corona. (Didik/SJ Foto)

SUMENEP, seputarjatim.com- Antisipasi penyebaran virus corona, seluruh sekolah di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diliburkan mulai Senin, 16/03/2020.

Seperti yang nampak di SMPN 2 Sumenep, para guru langsung memulangkan siswa usai mengikuti upacara bendera.

“Karena ada surat edaran Gubernur Jatim, semua sekolah harus diliburkan untuk mewaspadai corona. Kita liburkan selama dua pekan,” terang Nanik Mujiati, Kepala SMPN 2 Sumenep, Senin, 16/03/2020.

Baca Juga :  Antisipasi Penanganan Covid-19, Pemprov Jatim Siapkan 132 Ruang Isolasi Tambahan

Di SMPN 2 Sumenep, diliburkannya siswa juga berdampak pada pelaksanaan ujian akhir sekolah.

“Kita sudah menggelar UNBK, tapi ujian sekolah belum. Nanti kita lanjutkan setelah dua minggu pascalibur,” imbuh Nanik.

Baca Juga :  Promo Hunian Modern, Perumahan Kalianget Paradise

Pemandangan yang sama terlihat di halaman SDN Pajagalan 1, Kota Sumenep. Para orang tua datang silih berganti untuk menjemput anak mereka setelah pihak guru mengumumkan libur dua pekan. (mg3/red) 

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Sumenep Bahas LKPJ 2025, Dorong Penguatan PAD, Pemerataan hingga Layanan Kesehatan
Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media
Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing
PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain
Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:40 WIB

DPRD Sumenep Bahas LKPJ 2025, Dorong Penguatan PAD, Pemerataan hingga Layanan Kesehatan

Kamis, 30 April 2026 - 16:35 WIB

Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media

Kamis, 30 April 2026 - 09:38 WIB

Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media

Berita Terbaru