Demi Percepat Masyarakat Rekam KTP, Disdukcapil Sumenep Luncurkan Program Jebol

- Redaksi

Jumat, 31 Januari 2025 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MENJELASKAN: Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Kabupaten Sumenep, Wahasah, saat ditemui di kantornya (SandiGT - Seputar Jatim)

MENJELASKAN: Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Kabupaten Sumenep, Wahasah, saat ditemui di kantornya (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Program Jemput Bola (Jebol) merupakan Inovasi baru Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kabid pelayanan pendaftaran penduduk, Wahasah, mengatakan ada tiga kategori yang tergolong dalam Jemput Bola (Jebol), yaitu Karemator, Kangmas Setia, dan Dermakamila.

“Karep Aladini Rekam Nompak Motor (Karemator) itu merupakan jemput bola husus menangani orang-orang disabilitas, lansia, dan ODGJ,” ujarnya. Jumat (31/1/2025)

Karena itu, lanjut dia, memang untuk menangani orang seperti itu harus door to door. Maka dari itu, pihaknya memakai sepeda motor sehingga lebih mudah menjangkau mereka yang memang butuh didatangi kerumahnya.

“Kemudian ada Kami Datang Masyarakat Tersenyum Bahagia (Kangmas Setia), ini sasarannya adalah desa-desa, dengan menggunakan mobil husus. Utamanya desa yang kepemilikan dokumen kependudukannya itu masi banyak dan belum merekam,” jelasnya.

Baca Juga :  Cetak Rekor Muri, Menteri Kebudayaan RI Resmikan Monumen Keris Arya Wiraraja di Sumenep

Ia menegaskan, ada Demi Santri, Murid dan Mahasiswa Kami Melakukan Jemput Bola (Dermakamila), ini sasarannya untuk lembaga pendidikan. pihaknya lakukan agar santri dan mahasiswa mudah mendapatkan akses kependudukan.

“Jadi bagaimanakah bisa memanfaatkan inovasi yang kami lakukan, walaupun terkadang kita datang ke desa itu masyarakat masih sibuk pada pekerjaan yang sebenarnya masih bisa ditunda,” tegasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, masyarakat untuk segera merekam KTP, karena ini termasuk persyaratan mutlak nantinya untuk segala akses pelayanan termasuk bantuan.

“Mulai 1 Januari 2025 ini, sesuai dengan surat edaran bupati bahwa seluruh jenis bantuan menggunakan KTP elektronik, jika belum rekam otomatis tidak memiliki KTP elektronik, sehingga bisa terhambat di bantuannya,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Said Abdullah Ajak Kiai dan Santri Bergabung, PDI Perjuangan Buka Ruang Lebar
Penandatanganan Ahli Waris Tanah 50 Hektare di Kalipare Tuntas, Jadi Dasar Kepastian Hukum
Ramadan Berbagi, Duta Wicara Jatim Santuni Anak Yatim dan Lansia Terlantar di Malang
Dugaan Pungli dan Tebang Pilih Akademik di STIKES Husada Jombang Dikeluhkan Mahasiswa RPL S1 Kebidanan
Efektivitas Parlemen Dipertaruhkan, Said Abdullah Usul PT Tak Lagi Pakai Persentase
Dari Pamekasan untuk Jatim, Khofifah Sambut Kepulangan Valen DA7 Penuh Kehormatan
PLN NPS Memanas, Pegawai Aksi Protes Bonus, Dirut Emosi hingga Lempar Tuduhan Fitnah
Pesan Said Abdullah di Konferda–Konfercab Jatim: Jaga Soliditas PDI Perjuangan

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 21:54 WIB

Penandatanganan Ahli Waris Tanah 50 Hektare di Kalipare Tuntas, Jadi Dasar Kepastian Hukum

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:02 WIB

Ramadan Berbagi, Duta Wicara Jatim Santuni Anak Yatim dan Lansia Terlantar di Malang

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:40 WIB

Dugaan Pungli dan Tebang Pilih Akademik di STIKES Husada Jombang Dikeluhkan Mahasiswa RPL S1 Kebidanan

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:42 WIB

Efektivitas Parlemen Dipertaruhkan, Said Abdullah Usul PT Tak Lagi Pakai Persentase

Kamis, 1 Januari 2026 - 12:33 WIB

Dari Pamekasan untuk Jatim, Khofifah Sambut Kepulangan Valen DA7 Penuh Kehormatan

Berita Terbaru