Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENGEMASAN: Paket MBG kering yang akan dibagikan SPPG Lebeng Timur berisi roti, buah nanas dan susu indomilk coklat (Doc. Seputar Jatim)

PENGEMASAN: Paket MBG kering yang akan dibagikan SPPG Lebeng Timur berisi roti, buah nanas dan susu indomilk coklat (Doc. Seputar Jatim)

 

SUMENEP, Seputar Jatim – Dugaan pelanggaran petunjuk teknis dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat.

Sorotan kali ini tertuju pada siaran langsung akun TikTok resmi SPPG Lebeng Timur, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang menayangkan proses pengemasan menu MBG kering untuk distribusi 5 Maret 2026.

Siaran yang semula dimaksudkan sebagai bentuk transparansi justru memunculkan kejanggalan.

Dalam tayangan tersebut, relawan terlihat mengemas paket berisi roti, buah nanas, dan dua susu Indomilk 115 ml rasa coklat.

Menu itu terungkap setelah seorang penonton meminta admin akun untuk memperlihatkan isi paket MBG yang akan dibagikan keesokan harinya.

Temuan tersebut segera memantik pertanyaan, mengingat dalam Juknis SK 401.1 Tahun 2025 tentang tata kelola MBG TA 2026 ditegaskan bahwa susu yang diperbolehkan adalah susu full cream tanpa perasa, dengan kemasan layak dan baik.

Baca Juga :  Temuan IWO Soal SPPG Bermasalah, Satgas MBG Sumenep Siap Turun Sidak

Saat media menanyakan penggunaan susu rasa coklat dalam kolom live, respons admin justru menimbulkan tanda tanya.

Alih-alih memberikan penjelasan terbuka, admin terdengar menyuruh relawan mengambil susu tersebut dari paket yang sedang dikemas.

“Susunya ambil supaya tidak viral,” ujar admin dalam siaran langsung, Rabu (5/3/2026).

Tak lama berselang, siaran live tersebut mendadak dijeda. Langkah itu memunculkan dugaan adanya upaya menghentikan tayangan setelah persoalan susu berperisa mulai menjadi perhatian publik.

Konfirmasi lanjutan dilakukan melalui WhatsApp kepada pihak SPPG Lebeng Timur, Nur Kholis. Awalnya ia membantah penggunaan susu coklat.

“Putih mas,” jawabnya singkat.

Namun saat kembali dipertanyakan apakah susu yang digunakan benar-benar tanpa perasa, jawabannya berubah.

“Itu kurangnya mas Malek yang coklat,” ujarnya dengan nada ragu.

Setelah terus didesak terkait fakta yang terekam dalam siaran langsung, Nur Kholis akhirnya mengakui adanya kesalahan.

“Siap salah mas,” ucapnya.

Peristiwa ini menambah catatan persoalan dalam implementasi program MBG di Kabupaten Sumenep. Program yang seharusnya dijalankan sesuai standar gizi dan ketentuan teknis berpotensi menyimpang apabila pengelola tidak disiplin terhadap aturan.

Baca Juga :  Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Sikap awal yang terkesan mengelak serta keterangan yang berubah-ubah memunculkan pertanyaan serius soal transparansi pengelolaan MBG di tingkat pelaksana.

Jika dugaan pelanggaran terhadap SK 401.1 Tahun 2025 terbukti, maka pengawasan dari pihak berwenang menjadi sangat mendesak. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara
BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut
Sempat Ditahan, Kini Jadi Kadis Kominfo, Ini Perjalanan Karier Indra Wahyudi
5 Hari Tak Keluar Kamar, Warga Pajagalan Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Satu PR di APHT Guluk-Guluk Belum Kantongi Izin Cukai, Operasional Kawasan Industri Belum Optimal
Limbah MBG Disorot, DLH Sumenep Turun Tangan, 13 SPPG Siap-Siap Ditutup!

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:57 WIB

Diduga Langgar Juknis MBG, Live TikTok SPPG Lebeng Timur Mendadak Dijeda Usai Disoal Susu Coklat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Senin, 2 Maret 2026 - 00:27 WIB

BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:25 WIB

Terseret Isu BSPS dan Proyek Lama, Kadis Kominfo Sumenep Didesak Buka Suara

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:06 WIB

BAP Korupsi BSPS 2024 Diduga Seret Nama Kadis Kominfo Sumenep, Alur Rekom Pencairan Diusut

Berita Terbaru