Diduga Rampas Sepeda Motor Ditengah Jalan, LSM KPK Nusantara Dan Equality Law Firm Datangi Kantor Adira Finance

- Redaksi

Senin, 25 Oktober 2021 - 18:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto: LSM KPK Nusantara Dan Equality Law Firm Saat Berada di Polsek Kota Sumenep

Foto: LSM KPK Nusantara Dan Equality Law Firm Saat Berada di Polsek Kota Sumenep

Sumenep,Seputarjatim.com,-Kasus dugaan perampasan motor ditengah jalan yang dilakukan oleh debt Collector kepada siswa berinisial N di Jalan Raya Manding Desa Kebunan, Kabupaten Sumenep, Madura, terus bergulir.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KPK Nusantara DPC Sumenep yang mendampingi korban bersama Duo Equality Law Firm mendatangi Kantor Lembaga Adira Finance setempat untuk meminta kejelasan atas kasus tersebut. Senin (25-10-2021) 

Angga Kurniawan selaku kuasa hukum dari korban mengatakan bahwa, apapun alasannya cara cara yang tidak manusiawi yang dilakukan oleh Debt Collector atau pihak ketiga dari Lembaga Adira Finance tidak dapat dibenarkan dan melabrak Undang-Undang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penarikan paksa atau perampasan yang disertai dengan pengancaman itu tidak bisa dibenarkan secara hukum dan UU karena tanpa ada surat penetapan dan keputusan pengadilan itu jelas sebuah tindakan pidana sehingga sudah menjadi tanggung jawab saya sebagai salah satu penegak hukum atau OFFICIUM NOBILE agar istiqamah dalam penegakan hukum yang berkeadilan karena hukum itu punya asas EQUALITY BEFORE THE LAW bahwa semua sama didepan hukum,” jelasnya.

Baca Juga :  Dunia Pendidikan Diterpa Isu Dugaan Jual Beli Jabatan, DPS Minta Disdik Tidak Segan Berikan Sanksi Tegas

Hal senada juga dikatakan Tri Sutrisno Effendi SH, dirinya mengatakan bahwa proses hukum akan tetap berlanjut hingga keadilan ditegakkan dan korban mendapatkan keadilan yang diharapkan.

“Saya akan dampingi korban sampai kasus ini tuntas,” Singkatnya.

Baca Juga :  Dinkes Sumenep Waspada Corona

Ditempat yang sama Ketua KPK Nusantara DPC Sumenep, Andi Kusmanto menegaskan terkait aspirasi masyarakat bawah, dirinya punya kewajiban dan keterpanggilan untuk memperjuangkannya apalagi terjadi kepada anggota dan keluarga besar KPK Nusantara sendiri.

“Kami akan terus mengawal kasus ini, karena cara cara yang tidak edukatif dan layaknya preman ini harus diberantas agar tidak semakin mengundang keresahan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketika tim mengonfirmasi lebih lanjut ke Kantor Adira Finance, Yayak selaku PIC Lembaga Adira Finance memilih irit bicara.

“Tidak bisa berkomentar apa apa karena harus berkordinasi dengan atasan,” ungkapnya dengan singkat saat dikonfirmasi awak media. (Bambang)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu
Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka
Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi
Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti
Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum
Diduga Cabuli Anak di Sekolah, Pria 43 Tahun Diamankan Polsek Kangean
Surat Pencabutan Laporan Pencurian Kayu di Nonggunong Jadi Polemik, Pelapor dan Polresta Sumenep Berseberangan
3 Tersangka Pencurian Kayu di Nonggunong Dipulangkan, Surat Pencabutan Diduga Dibubuhi Tanda Tangan Palsu
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru