Oknum Pengasuh Ponpes Diamankan Polres Sumenep di Situbondo, Diduga Cabuli Puluhan Santrinya

- Redaksi

Selasa, 10 Juni 2025 - 22:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

ILUSTRASI: Dugaan pencabulan oknum pengasuh ponpes di Sumenep terhadap santrinya (Foto Istimewa)

ILUSTRASI: Dugaan pencabulan oknum pengasuh ponpes di Sumenep terhadap santrinya (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Oknum pengasuh pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diduga melakukan pencabalun kepada 20 santriwatinya.

Pelaku yang berinisial SN telah diamankan oleh aparat kepolisian di wilayah Situbondo, Jawa Timur.

Plt Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S membenarkan, bahwa pihaknya sudah melakukan penangkapan terhaoknum pengasuh pondok pesantren yang diduga mencabuli 20 santrinya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, pelaku ditangkap (tadi pagi, red) di Situbondo,” ucapnya, Selasa (10/6/2025).

Baca Juga :  Jemaah Asal Sumenep Tutup Usia di Makkah Usai Tunaikan Rukun dan Wajib Haji

Atas tindakan itu, Anggota DPRD Sumenep, Wahyudi, mengecam keras pelaku pencabulan oleh oknum pengasuh pesantren tersebut. Seharusnya, dia menjadi teladan yang baik bagi para santri, bukan menjadi predator seks.

“Dari informasi yang saya terima, ada sekitar 20 korban. Bahkan, tiga di antaranya disebut-sebut telah mengalami keguguran. Sebagian korban masih di bawah umur,” bebernya.

Sementara itu, para korban saat ini didampingi kuasa hukum, Salamet Riadi menegaskan, bahwa tindakan SN merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah pendidikan dan nilai-nilai agama.

“Seorang pengasuh pondok yang justru menjadi predator seksual adalah bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua santri,” tandasnya.

Hingga saat ini, pihaknya telah menerima kuasa penuh dari seluruh korban dan keluarganya untuk mengawal kasus ini  hingga tuntas.

“Saya berikan pendampingan secara cuma-cuma agar para korban mendapat keadilan,” pungkasnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu
Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka
Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi
Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti
Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum
Diduga Cabuli Anak di Sekolah, Pria 43 Tahun Diamankan Polsek Kangean
Surat Pencabutan Laporan Pencurian Kayu di Nonggunong Jadi Polemik, Pelapor dan Polresta Sumenep Berseberangan
3 Tersangka Pencurian Kayu di Nonggunong Dipulangkan, Surat Pencabutan Diduga Dibubuhi Tanda Tangan Palsu

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru