Dinkes Sumenep Fokus Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan

- Redaksi

Selasa, 20 Agustus 2019 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agus Mulyono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep optimis mampu menekan angka kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir di tahun 2019 ini. (dik/ SJ foto)

Agus Mulyono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep optimis mampu menekan angka kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir di tahun 2019 ini. (dik/ SJ foto)

SUMENEP, seputarjatim.com Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep tengah fokus dalam menekan angka kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir. Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep telah meramu formula khusus, untuk mencegah terjadinya kasus yang sedang menjadi perhatian pemerintah pusat tersebut. Salah satunya dengan melakukan koordinasi secara berkalan dengan 30 Puskesmas jajaran di wilayah Kabupaten Sumenep.

“Dinkes Sumenep saat ini sedang berupaya keras untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir. Tahun 2017 tercatat ada 8 kematian ibu yang melahirkan. Tahun 2018 ada peningkatan menjadi 12 kasus. Nah ini harus ditekan terus di tahun 2019 agar menurun,” terang Agus Mulyono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Selasa, 20/07/2019.

Baca Juga :  RSUD Moh. Anwar Sumenep Dipercaya Jadi Pusat Medical Check Up Pejabat Daerah

Langkah mencegah terjadinya kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir ini telah dilakukan mulai dari pencanangan program di level Kabupaten, Puskesmas, dan kader petugas kesehatan di Desa-Desa. Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep targetkan, penurunan angka kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir ini akan dicapai di tahun 2019 ini.

“Pelayanan Posyandu kita tingkatkan di masyarakat. Disamping itu pelayanan kepada ibu hamil dan ibu melahirkan kita prioritaskan agar maksimal. Kita perintahkan para petugas kita agar memberikan layanan yang berkualitas,” imbuhnya.

Baca Juga :  Truk Tabrak Pohon
dr. Ellya Fardasah, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Sumenep (dik/ SJ foto)

Sementara itu dr Ellya Fardasah, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Sumenep mengaku telah mengoptimalkan seluruh Puskesmas jajaran untuk berperan aktif mengurangi kasus kematian ibu melahirkan maupun bayi baru lahir.

“Di BKIA tiap Puskesmas selalu kita pantau kesehatan ibu yang hamil atau akan melahirkan. Petugas kita minta untuk memonitor kondisi ibu hamil, hingga kualitas anak yang dilahirkan. Sangat penting untuk memeriksa kondisi ibu hamil,” terang Ellya. (dik/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Henti Berbenah, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Mantapkan Diri sebagai Rumah Sakit Rujukan Humanis
RS BHC Sumenep Resmi Layani BPJS Kesehatan, Hadirkan Pojok Mobile JKN untuk Permudah Administrasi Pasien
Modernisasi Layanan dan SDM, RSUD Moh Anwar Sumenep Siap Jadi Rumah Sakit Rujukan Andal
RSUD Moh. Anwar Sumenep Dipercaya Jadi Pusat Medical Check Up Pejabat Daerah
Kasus Super Flu Masih Nol di Sumenep, Dinkes P2KB Perketat Pengawasan
Hadapi Musim Pancaroba, Dinkes P2KB Sumenep Gencar Lakukan Edukasi Cegah DBD
5 Inovasi Unggulan RSUD Moh Anwar Sumenep, Hadirkan Layanan Berkualitas dan Modern kepada Masyarakat
Tak Perlu ke Surabaya, RSUD Moh Anwar Sumenep Sediakan Layanan Subspesialis Bedah Digestif dan Spesialis Urologi 

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:21 WIB

Tak Henti Berbenah, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Mantapkan Diri sebagai Rumah Sakit Rujukan Humanis

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:12 WIB

RS BHC Sumenep Resmi Layani BPJS Kesehatan, Hadirkan Pojok Mobile JKN untuk Permudah Administrasi Pasien

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:57 WIB

Modernisasi Layanan dan SDM, RSUD Moh Anwar Sumenep Siap Jadi Rumah Sakit Rujukan Andal

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:59 WIB

RSUD Moh. Anwar Sumenep Dipercaya Jadi Pusat Medical Check Up Pejabat Daerah

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:14 WIB

Kasus Super Flu Masih Nol di Sumenep, Dinkes P2KB Perketat Pengawasan

Berita Terbaru

ILUSTRASI : Kepala SPPG Saronggi memilih bungkam saat ada MBG  yang bau (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Tak Aman, Siswa Terancam, Kepala SPPG Saronggi Bungkam

Selasa, 27 Jan 2026 - 22:20 WIB