Dipolisikan Warganya, Sekdes Dasuk Laok Disinyalir Jadi Mafia BPNT

- Redaksi

Kamis, 9 Juni 2022 - 07:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

SUMENEP, seputarjatim.com–Sekretaris Desa (Sekdes) Dasuk Laok Dikabarkan dilaporkan oleh warganya ke pihak berwajib, karena yang bersangkutan disinyalir telah mencairkan secara sepihak dana BPNT periode pencairan bulan Maret 2022 milik beberapa warga dan merahasiakannya dari yang berhak.

Cara licik Sekdes Dasuk Laok tersebut terungkap saat salah satu warga Desa Dasuk Laok, BN (Inisial) yang memang biasa menerima BPNT ketika belum berubah skema menjadi uang tunai, tidak mendapat undangan untuk pencairan di Kantor Pos.

Merasa ada yang janggal, BN kemudian mendatangi Kantor Pos Dasuk untuk mengecek mengapa dirinya tidak mendapatkan undangan pencairan BPNT, namun tidak digubris,” terang narasumber.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena tak ditanggapi di Kantor Pos Dasuk, BN memutuskan untuk langsung menuju Kantor Pos Cabang Sumenep. “Ternyata setelah di cek, BPNT milik BN sudah dicairkan,” jelasnya.

“Pencairan BPNT yang semestinya hanya bisa dilakukan oleh penerima yang namanya telah terdaftar, ternyata bisa dicairkan oleh pihak lain. Dapat dikatakan mustahil jika tidak ada keterlibatan pihak Kantor Pos Dasuk selaku penyalur,” Ucapnya penuh curiga.

Masih kata narasumber, Setelah mendapat penjelasan dari Kantor Pos Sumenep,BN bergegas menemui Sekdes Dasuk Laok, Ainor Rasyid guna memberitahukan bahwa BPNT miliknya sudah dicairkan tanpa sepengetahuannya

Baca Juga :  Atnawi Difitnah, Oknum Panitia Pilkades Badur Terancam Dilaporkan Ke Pihak Berwajib

“Oh ya yang punya kamu ada di saya (Sekdes Dasuk Laok, red) karena ada nama yang sama,” ujar narasumber menirukan perkataan Ainor Rasyid berdasarkan dari keterangan BN.

Kabar mengenai Ainor Rasyid selaku Sekdes Dasuk Laok telah lancang mencairkan uang BPNT yang menjadi hak BN, dengan cepat menyebar luas kepada warga masyarakat desa setempat.

Membuat, para warga lainnya di Desa Dasuk Laok yang biasa mendapatkan BPNT tetapi tidak mendapatkan undangan untuk melakukan pencairan di Kantor Pos, berinisiatif mengecek.

“Terbukti ada lagi uang penerima BPNT di Desa Dasuk Laok atas nama AS (inisial), ketahuan dicairkan oleh Ainor Rasyid. Dan baru diberikan kepada yang berhak ketika dilakukan teguran,” ungkap narasumber.

Selain BN dan AS, dikabarkan masih banyak lagi penerima BPNT Desa Dasuk Laok yang telah dicairkan bukan oleh atas namanya. Namun mereka yang telah mengetahui kelancangan Sekdes Dasuk Laok, dengan tegas menolak hal tersebut.

Salah satunya berinisial JN, yang enggan menerima pengembalian uang BPNT miliknya. Malah lebih memilih mengadukannya ke Polres Sumenep pada, 10 Mei 2022 lalu.

Baca Juga :  Terekam CCTV, Aksi Pencuri Motor Spesialis Rumah Kos

“Salah satu kaur desa, Moraksa sempat mendatangi rumah JN dengan maksud mengembalikan uang BPNT yang cair duluan itu dan meminta agar tidak memperpanjang persoalan tersebut,” bebernya.

Sekdes Dasuk Laok yang dihubungi melalui panggilan telepon guna konfirmasi atas dugaan mencairkan uang BPNT warganya, menolak berkomentar dan berdalih sibuk.

“Oh ya nanti saya sibuk masih pak, ada masyarakat yang perlu masih. Ini membuat pernyataan ahli waris pak,” jawabnya singkat mengakhiri pembicaraan. Rabu (08-06-2022).

Sedangkan Moraksa yang turut dikonfirmasi memberikan respon seperti kebingungan dan membantah jika ia melakukan hal yang dituduhkan yakni, membantu upaya mengembalikan uang BPNT warga Desa Dasuk Laok.

Sebagai informasi, pihak Polres Sumenep sudah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap pengaduan warga Desa Dasuk Laok terkait apa yang diduga kuat dilakukan Ainor Rasyid yaitu mencairkan uang BPNT secara sepihak.

Terkait kasus ini, media ini akan terus melakukan penelusuran dan upaya konfirmasi lebih lanjut terhadap pihak-pihak terkait lainnya. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali
Dalih Pinjam Colokan, Pria di Kangean Diduga Perkosa Perempuan di Kamar
3 Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Resmi Ditahan Polresta Sumenep
Pria di Rubaru Sumenep Ditahan Polisi, Diduga Cabuli Anak 17 Tahun
Asmara Berujung Bui, Pria di Sampang Diciduk Polisi Usai Diduga Paksa Tiduri Pacarnya
Kasus Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong, Tiga Tersangka Terancam Dijemput Paksa
Tiga Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Belum Ditahan Polisi
Sidang Korupsi BSPS Sumenep Memasuki Fase Akhir, 5 Terdakwa Segera Hadapi Putusan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:11 WIB

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Rabu, 2 September 2026 - 23:52 WIB

Dalih Pinjam Colokan, Pria di Kangean Diduga Perkosa Perempuan di Kamar

Selasa, 1 September 2026 - 12:12 WIB

3 Tersangka Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong Resmi Ditahan Polresta Sumenep

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Pria di Rubaru Sumenep Ditahan Polisi, Diduga Cabuli Anak 17 Tahun

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Asmara Berujung Bui, Pria di Sampang Diciduk Polisi Usai Diduga Paksa Tiduri Pacarnya

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB