Disdik Sumenep Lakukan Rehabilitasi Bangunan Sekolah dengan Anggaran Rp29 Miliar

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 13:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TERSENYUM: Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdik Sumenep, Ardiansyah Ali Sochibi, saat menyampaikan data tentang rehabilitasi Sekolah (SandiGT - Seputar Jatim) 

TERSENYUM: Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdik Sumenep, Ardiansyah Ali Sochibi, saat menyampaikan data tentang rehabilitasi Sekolah (SandiGT - Seputar Jatim) 

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melaksanakan program rehabilitasi bangunan Sekolah Dasar (SD), Taman Kanak-kanak (TK), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) besar-besaran dengan total anggaran Rp29.343.457.067,00.

Program yang menyasar puluhan sekolah di daratan dan kepulauan ini menempatkan keselamatan, kelayakan ruang belajar, dan pemberdayaan masyarakat sebagai fokus utama, bukan sekadar mengecat ulang dinding.

Dari jumlah anggaran tersebut, pemerintah pusat (APBN) mengucurkan Rp22.192.607.067,00 untuk perbaikan 13 SD, empat SMP, dan lima Taman Kanak-kanak, sementara dana daerah (APBD) sebesar Rp7.150.850.000,00 diperuntukkan bagi 16 SD.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Kejati Jatim Tetapkan 4 Orang Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Program BSPS di Sumenep

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdik Sumenep, Ardiansyah Ali Sochibi, mengatakan progres fisik rehabilitasi per pertengahan Oktober sudah mencapai sekitar 30 persen, dengan target rampung penuh pada Desember 2025 agar siap dipakai pada tahun ajaran berikutnya.

Menurutnya, beberapa item pekerjaan meliputi perbaikan ruang kelas yang rusak berat maupun sedang, pembangunan dan perbaikan toilet siswa dan guru, revitalisasi Unit Kesehatan Sekolah (UKS), perpustakaan, serta ruang guru.

“Disdik menerapkan dua model pelaksanaan proyek yaitu untuk dana APBN, sistem swakelola. Sedangkan proyek berbasis APBD dijalankan melalui skema non-faktual,” ujarnya, Rabu (15/10/2025).

“Kami melakukan monitoring rutin agar pelaksanaan sesuai jadwal. Target kami, semua proyek rampung pada Desember dan siap digunakan siswa saat tahun ajaran baru,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati
Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting
Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar
Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep
Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri
DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Isi Jabatan Kosong, Plt Dinilai Tak Efektif
Terpilih Secara Aklamasi, H. Hariri Kembali Nahkodai KJS Sumenep
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:32 WIB

Ibnu Hajar Kunjungi Kapolresta Sumenep, Serahkan Buku Karya Bupati

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:29 WIB

Tinggalkan Coblos Manual, Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Siap Beralih ke e-Voting

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:36 WIB

Ribuan Buruh Tembakau di Sumenep Terima BLT DBHCHT Rp2,34 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:15 WIB

Janji Penertiban THM Belum Terbukti, Lakpesdam dan LPBH NU Ultimatum Pemkab Sumenep

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:32 WIB

Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri

Berita Terbaru