Dua Pengedar Sabu Kupang Krajan Surabaya Diamankan Polisi

Hukum & Kriminal203 Dilihat

SURABAYA, seputarjatim.com- Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya, mengamankan dua pemuda yang kedapatan mengedarkan Narkotika jenis sabu, pada Rabu (4/01/2023) pukul 23.00 WIB.

Terbaru, Dua pria yang berhasil diamankan polisi adalah JS, (23) warga Jalan Kupang Krajan Kec. Sawahan Surabaya dan DL (23) tercatat sebagai warga Jl. Banyurip Kidul Kec. Sawahan Surabaya.

AKBP Daniel Marunduri Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya menjelaskan, awalnya tersangka JS, tertangkap tangan di Gapura Jalan Kupang Krajan Surabaya, kedapatan membawa 1 poket sabu dengan berat 1,09 gram, 1 ATM, 1 handphone, 1 bungkus bekas rokok gudang garam, dan uang hasil penjualan sabu Rp.465.000.

“Pada saat kita keler kerumahnya dan dilakukan pengeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa 1 poket sabu dengan berat 1,58 gram,” jelas Daniel, pada Rabu (25/01/2023).

Baca Juga :  Tak Bertahan Lama, Proyek Rehabilitasi Gor Arjasa Disorot

Tambah Daniel, saat kita interogasi JS mendapatkan sabu dari temannya yaitu DL, pada Rabu (04/01/2023), di Gapura wilayah Kupang Krajan Kecamatan Sawahan Surabaya dengan cara ranjau.

“Tersangka JS sudah 2 kali menerima sabu dari DL yang pertama sebanyak 1 gram, pada awal bulan Desember 2022, dan sudah dibayar 1jt secara cast,” kata Daniel.

Selanjutnya Daniel memaparkan, kemudian tersangka mengambil lagi sebanyak 1 gram dengan harga Rp 1 juta, tapi belum dibayar oleh JS, waktu itu di antar didepan Gapura Kupang Krajan Surabaya, pada Rabu (28/12/2022).

Baca Juga :  Polda Jatim Panggil Bupati Lumajang Kasus Pencemaran Nama Baik

“Adapun maksud dan tujuan JS menerima narkotika jenis sabu tersebut, untuk dijual lagi dan mendapatkan keuntungan. Sedangkan dari pengakuan DL, mendapatkan sabu dari seseorang bernama BOGANG (DPO) dengan cara di ranjau di wilayah Jalan Dukuh Pakis Surabaya.

Saat ini, kedua tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolrestabes Surabaya untuk dilakukan pengembangan.

“Kedua tersangka dapat dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) dan atau Pasal 112 Ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman minimal 4 tahun kurungan penjara maksimal 20 tahun kurungan penjara,” pungkasnya. (fs/red)

Komentar