Gugah Semangat Nasionalisme, Ulama Launching Lagu Kebangsaan

- Redaksi

Minggu, 22 Desember 2019 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI, seputarjatim.com- Merasa prihatin melihat mulai lunturnya nilai kebangsaan dan nasionalisme, seorang Ulama sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren di Malang, Jawa Timur, mengajak anak bangsa untuk kembali ke fitrah Pancasila. Ajakan ini disampaikan melalui sebuah karya lagu kebangsaan yang baru saja dilaunching pada Sabtu malam, 22 Desember 2019, di Taman Kuwak Tirtoyoso, Kota Kediri.

“Saya launching lagu kebangsaan ini, untuk seluruh dari Sabang sampai Marauke untuk kembali ke Fitrah Pancasila merah putih, NKRI putra putri Indonesia,” terang KH M Abdul Ghufron Al Bantani pencipta lagu.

Baca Juga :  Gus-Gus Jatim Pendukung Ganjar Bantu Revitalisasi Ponpes Ar-Rohman Magetan

Lebih lanjut, pengasuh Pondok Pesantren Uniq (Ulinnuril Islamil Qoyyidi) Malang ini mengungkapkan alasannya melaunching album kebangsaan di Kediri. Salah satunya, karena Kediri memiliki nilai historis kerajaan serta adanya peran serta perjuangan Alim Ulama asal Kediri yang ikut berkontribusi dalam menyelamatkan bangsa Indonesia di masa penjajahan dulu.

Baca Juga :  Koarmada II Laksanakan Latihan di Perairan Ambalat

“Kediri ini tempat sejarah jaman kerajaan, maupun para Alim Ulama untuk menyelamatkan Bangsa Indonesia,” tegasnya.

KH M Abdul Gufron Al Bantani menjelaskan semua lagu yang ia ciptakan ini dibuat dalam waktu yang cukup singkat. Dalam Album Kebangsaan tersebut, tertulis ada 12 judul lagu, beberapa judul lagu diantaranya berjudul Kebangkitan Nusantara, Penggerak Nusantara, Berilah Petunjuk dan Salam Kami. (Nug/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW
BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL
Kemenag RI Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2025
Pemerintah dan NU Kompak Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026
Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan selama 2 Jam Lebih
Wabup Sumenep Kawal Diplomasi Pariwisata, Australia Bidik Wisata Kesehatan dan Budaya Dunia
SPPG Bermasalah Diancam Ditutup Total, Pemerintah Tak Ingin Program MBG Dikelola Asal-asalan
Rakernas III Resmi Ditutup, IWO Mantapkan Peran sebagai Penjaga Moral Informasi Bangsa di Era Digital

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:06 WIB

Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:48 WIB

BGN Kembali Suspend Puluhan SPPG di Sumenep, Tak Punya SLHS dan IPAL

Rabu, 18 Februari 2026 - 02:06 WIB

Kemenag RI Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2025

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:32 WIB

Pemerintah dan NU Kompak Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:08 WIB

Pemeriksaan Dugaan Ijazah Palsu, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan selama 2 Jam Lebih

Berita Terbaru