Hadapi Musim Pancaroba, Dinkes P2KB Sumenep Gencar Lakukan Edukasi Cegah DBD

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TERSENYUM: Kepala Dinkes P2KB Sumenep, Ellya Fardasah saat ditemui di ruang kerjanya (Foto Istimewa)

TERSENYUM: Kepala Dinkes P2KB Sumenep, Ellya Fardasah saat ditemui di ruang kerjanya (Foto Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Memasuki masa peralihan musim dari kemarau ke penghujan (pancaroba), Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggencarkan penyuluhan serta aksi nyata pembersihan lingkungan bersama masyarakat.

Program tersebut melibatkan lintas sektor dan seluruh lapisan warga desa untuk mendorong terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.

“Melalui kerja nyata bersama lintas sektor, kita dapat menjaga lingkungan tetap asri dan bersih sehingga pada musim pancaroba ini masyarakat bisa terhindar dari penyakit yang muncul setiap tahun,” ujar Kepala Dinkes P2KB Sumenep, Ellya Fardasah, Kamis (20/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut ia menyampaikan, bahwa pada musim penghujan potensi meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sangat tinggi, yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti.

“Untuk mengantisipasi wabah DBD, dibutuhkan kesadaran semua pihak dalam melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN),” jelasnya.

Setiap puskesmas, lanjut Ellya, kini terus meningkatkan layanan melalui sosialisasi bahaya DBD oleh kader kesehatan yang disertai tindakan langsung ke lapangan serta woro-woro ke setiap kampung.

Baca Juga :  Dugaan Pemotongan Dana PKH di Sumenep Resmi Dilaporkan ke Kejari, Warga Miskin Teriakkan Keadilan

Selain edukasi, kata dia, puskesmas harus melakukan tindakan cepat terhadap setiap kasus yang membutuhkan penanganan khusus.

“Apabila ada pasien yang perlu dirujuk, maka segera lakukan rujukan ke rumah sakit yang ada di Kabupaten Sumenep,” bebernya.

Ia pun berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Kesadaran masyarakat sangat menentukan upaya pencegahan penyakit musiman seperti DBD dan penyakit lainnya yang dipicu oleh perubahan musim,” imbuhnya. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Kolaborasi Pengawasan Layanan JKN, Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Cepat
RSUD Moh Anwar Sumenep Pastikan IGD Tetap Siaga 24 Jam selama Libur Idul Adha 1447 H
RSUD Moh Anwar Sumenep Sebut Bidan Jadi Penopang Utama Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi
Cegah Praktik Titipan, RSUD Moh Anwar Sumenep Libatkan APH dan Penyuluh KPK Awasi Rekrutmen BLUD 2026
Harkitnas ke-118, RSUD Moh Anwar Sumenep Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Berkualitas
Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan
ACCESS Siap Teliti Dampak MBG terhadap Gizi Anak di Pamekasan, DPRD dan Dinkes Beri Dukungan Penuh

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:55 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:13 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Perkuat Kolaborasi Pengawasan Layanan JKN, Dorong Pelayanan Kesehatan Lebih Cepat

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:44 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Pastikan IGD Tetap Siaga 24 Jam selama Libur Idul Adha 1447 H

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:01 WIB

RSUD Moh Anwar Sumenep Sebut Bidan Jadi Penopang Utama Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:40 WIB

Cegah Praktik Titipan, RSUD Moh Anwar Sumenep Libatkan APH dan Penyuluh KPK Awasi Rekrutmen BLUD 2026

Berita Terbaru