JAWA TIMUR, Seputar Jatim – Amphitheatre 1 Malang Creative Center (MCC) pagi itu dipenuhi energi berlapis-lapis dari ratusan anak muda yang datang dari berbagai penjuru Jawa Timur.
Mereka hadir dalam HAMD TALK TO INSPIRE 2025, bagian dari rangkaian besar HAMD Festival, yang tahun ini mengusung tema inspiratif “Sinergi Suara Muda, Berkarya, Menginspirasi.”
Bagi banyak peserta, acara ini bukan sekadar seminar, melainkan ruang aman untuk belajar berbicara, berbagi gagasan, dan menemukan keberanian baru.
Acara dibuka oleh perwakilan Wali Kota Malang dari Dinas Kominfo Muhammad Nur Widianto. Ia menegaskan komitmen pemerintah terhadap penguatan talenta muda di bidang komunikasi.
“Anak muda hari ini bukan hanya aset, tetapi mitra strategis pembangunan. Suara mereka perlu diberi ruang,” ujarnya dalam sambutan, Selasa (9/12/2025).
Sementara itu, Entrepreneur dan Praktisi NLP Senjaya Gunawan, mengajak peserta memahami pentingnya komunikasi yang terarah.
“Komunikasi adalah kunci masa depan. Jika kalian bisa menguasainya, kalian bisa membuka pintu apa pun,” pesannya.
Tak hanya itu, akademisi sekaligus pengusaha Dimas Putra Sanjaya mengingatkan, bahwa keberanian berbicara harus diiringi keberanian bertanggung jawab.
“Gagasan tanpa keberanian hanya akan menjadi angan-angan,” tegasnya.
Di sampang itu, Presiden BEM Filkom UB dan pembicara TEDx menambahkan, perspektif tentang peran pemuda dalam perubahan sosial.
“Anak muda selalu punya energi perubahan. Yang kita perlukan adalah keberanian untuk memulainya,” ungkapnya.
Dari sisi dunia hijab dan lifestyle, Pengurus HAMD sekaligus Duta Hijab Jawa Timur 2024 Fatimatuz Zahroh,menegaskan, bahwa penampilan bukan penghalang untuk berprestasi.
“Percaya diri itu bukan soal siapa kamu terlihat, tapi siapa kamu sebenarnya,” ujarnya.
Momen yang paling membekas datang dari Founder HAMD Public Speaking, Fahrur Rozi juga menyampaikan pesan bernilai filosofis kepada peserta.
“Gunakan hati nurani sebagai pedang yang diasah untuk melahirkan kata-kata penuh makna,” katanya, yang disambut tepuk tangan panjang seluruh peserta.
Sepanjang acara, interaksi berlangsung dinamistanya jawab, diskusi kritis, hingga perdebatan sehat mengisi ruang dengan semangat positif. Banyak peserta mengaku acara ini membuka perspektif baru. Seorang peserta bahkan berkata,
“Saya baru sadar bahwa bicara itu bukan soal berani, tapi soal siap-siap mengenal diri, siap menyampaikan gagasan,” pungkasnya.
HAMD TALK TO INSPIRE 2025 pada akhirnya menjadi titik temu antara dunia akademik, profesional, dan pemerintah dalam mendorong lahirnya generasi muda yang percaya diri, kritis, dan berani tampil.
Gelaran ini kembali menegaskan bahwa Jawa Timur memiliki barisan suara muda yang matang dan siap berkarya. Di panggung MCC, suara-suara itu dipertemukan, disatukan, dan diperkuatmenyalakan inspirasi baru bagi masa depan Indonesia. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://www.seputarjatim.com









