Hari Koperasi, Membatik Kain Sepanjang 72 Meter di Lamongan

- Redaksi

Kamis, 18 Juli 2019 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi membatik massal di Kabupaten Lamongan, Kamis, 18/07/2019. (mah/SJ foto)

Aksi membatik massal di Kabupaten Lamongan, Kamis, 18/07/2019. (mah/SJ foto)

Lamongan, seputarjatim.com Hari Koperasi ke-72 di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, diwarnai aksi membatik massal yang dilakukan 72 orang dari Desa Sendangagung, Kecamatan Paciran. Mereka membuat batik motif bandeng lele dan paduraksa di kain sepanjang 72 meter, Kamis, 18/07/2019.

Dalam puncak acara yang dilangsungkan di Terminal ASDP Paciran itu, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lamongan juga menggelar  ngulek massal 1.000 lele penyet oleh ibu-ibu anggota koperasi wanita (Kopwan).

Bupati Fadeli Bersama Forkopimda setempat tampak turut guyup dalam aksi membatik dan ngulek lele penyet massal ini.

Lele penyet ini seperti diutarakan Fadeli sudah menjadi kuliner yang melekat dengan Lamongan. Karena banyaknya pengusaha kuliner Lamongan yang menjual lele penyet di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Promo Hunian Modern, Perumahan Kalianget Paradise

“ Tapi tadi saya tidak makan lelenya, hanya mencicipi sambelnya saja. Ini karena Saya asli Lamongan, jadi tidak makan lele,” ujar Fadeli.

Soal produk usaha mikro dan koperasi di Lamongan, Fadeli menyebut sebenarnya sudah memiliki kualitas yang baik. Namun menurut Fadeli, masih perlu ditingkatkan lagi dari segi kemasan dan pemasaran, agar memiliki  nilai tambah dan bisa laku untuk pasar yang lebih luas lagi.

Baca Juga :  Doa Untuk Almarhum BJ Habibie

Dia berharap pemerintahan desa yang saat ini sudah memiliki anggaran sendiri, agar mulai berfikir untuk menggunakannya pada program pemberdayaan ekonomi. Tidak hanya digunakan untuk kegiatan pembangunan fisik.

“Di Desa sudah ada lembaga ekonomi yang bisa dikembangkan. Bisa melalui badan usaha milik desa, Kopwan, maupun Warung LA,” katanya menjelaskan.

Karena itu dia memberi apresiasi, motif bandeng lele dan paduraksa yang  dibuat batik tidak dalam bentuk harfiahnya, sehingga lebih indah. Terlebih batik sepanjang 72 meter ini nantinya akan dipamerkan dalam pameran tingkat Jawa Timur di Grand City. (mah/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPRS Bhakti Sumekar Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Sumenep
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Sumenep Kucurkan Rp3,2 Miliar ke BPRS Bhakti Sumekar
BPRS Bhakti Sumekar Jadi Pelopor Bike to Work, Dorong Gerakan Hemat BBM di Sumenep
THR Jangan Terkuras Usai Lebaran, BPRS Bhakti Sumekar Ajak Warga Sumenep Lebih Cermat Atur Keuangan
DP 0 Rupiah! BPRS Bhakti Sumekar Permudah Warga Miliki Motor Lewat Pembiayaan Syariah
Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan, BPRS Bhakti Sumekar Santuni Puluhan Lansia di Sumenep
Cabe Jamu Masuk Inventarisasi Indikasi Geografis, Pemkab Sumenep Perkuat Perlindungan Produk Lokal
Perluas Akses Investasi Halal, BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Deposito Syariah Mulai Rp1 Juta

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 18:12 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Sumenep

Selasa, 14 April 2026 - 11:13 WIB

Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Sumenep Kucurkan Rp3,2 Miliar ke BPRS Bhakti Sumekar

Kamis, 9 April 2026 - 18:08 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Jadi Pelopor Bike to Work, Dorong Gerakan Hemat BBM di Sumenep

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:48 WIB

THR Jangan Terkuras Usai Lebaran, BPRS Bhakti Sumekar Ajak Warga Sumenep Lebih Cermat Atur Keuangan

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:23 WIB

DP 0 Rupiah! BPRS Bhakti Sumekar Permudah Warga Miliki Motor Lewat Pembiayaan Syariah

Berita Terbaru