SUMENEP, Seputar Jatim – Kehadiran perusahaan rokok lokal di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dinilai membawa dampak positif bagi para petani tembakau.
Selain membantu menjaga stabilitas harga, keberadaan industri rokok lokal juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani di wilayah pedesaan.
Salah satu petani tembakau asal Desa Bringin, Kecamatan Dasuk, Rasit, mengaku merasakan langsung manfaat dari berkembangnya perusahaan rokok lokal di Kabupaten Sumenep dalam beberapa tahun terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, perusahaan rokok lokal secara konsisten membeli hasil panen petani dengan harga yang layak. Kondisi tersebut membuat harga tembakau lebih stabil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang kerap mengalami fluktuasi.
“Alhamdulillah, sekarang saya bisa melunasi hutang-hutang yang dulu membebani, bahkan bisa membeli lahan sendiri. Semua ini berkat perusahaan rokok lokal yang membeli tembakau kami dengan harga yang layak,” ujarnya, Senin (18/5/2026).
Ia menjelaskan, sebelum banyak perusahaan rokok lokal berkembang, harga tembakau sering jatuh saat musim panen tiba. Situasi itu membuat para petani kesulitan memperoleh keuntungan dari hasil pertanian mereka.
Namun kini, lanjutnya, para petani merasa lebih tenang karena hasil panen memiliki kepastian pasar dengan harga yang relatif stabil. Kondisi tersebut juga berdampak pada meningkatnya perekonomian masyarakat sekitar.
“Sekarang petani merasa lebih tenang karena hasil panen memiliki kepastian pasar dan harga yang lebih stabil,” katanya.
Rasit menambahkan, stabilitas harga tembakau membuat para petani semakin bersemangat menanam dan menjaga kualitas tembakau agar memiliki nilai jual yang lebih baik.
Ia juga berharap perusahaan rokok lokal tetap beroperasi dan terus mendukung keberlangsungan usaha para petani tembakau di Kabupaten Sumenep.
Dalam tiga tahun terakhir, harga tembakau di Kabupaten Sumenep disebut cenderung stabil sehingga para petani dapat menikmati peningkatan pendapatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://seputarjatim.com









