Industri Rokok Lokal di Sumenep Perkuat Lapangan Kerja dan Jaga Harga Tembakau Tetap Stabil

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SEMANGAT: Pekerja sedang merapikan tembakau di gudang (Doc. Seputar Jatim)

SEMANGAT: Pekerja sedang merapikan tembakau di gudang (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Kehadiran industri rokok lokal di Madura, Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Sumenep, semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Selain menjaga stabilitas harga tembakau, industri tersebut juga dinilai mampu meningkatkan serapan hasil panen petani sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.

Dalam tiga tahun terakhir, dampak positif itu mulai dirasakan para petani tembakau di berbagai wilayah. Pada musim panen 2024 lalu, harga tembakau di salah satu gudang lokal di Sumenep berada di kisaran Rp55 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram, tergantung kualitas tembakau yang dihasilkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya harga yang relatif stabil, daya serap hasil panen juga mengalami peningkatan signifikan. Salah satu gudang rokok lokal di Sumenep tercatat mampu menyerap sekitar 930 ton tembakau atau setara lebih dari 19.400 bal selama musim panen tahun lalu.

Petani tembakau asal Kecamatan Guluk-Guluk, Imam (48), mengaku kondisi tersebut jauh berbeda dibanding beberapa tahun sebelumnya.

Menurutnya, harga tembakau dulu kerap anjlok hingga berada di bawah Rp30 ribu per kilogram.

“Dulu petani sering rugi karena harga tidak menentu. Sekarang, sejak banyak pabrik rokok lokal berdiri, harga lebih stabil dan hasil panen petani lebih mudah terserap,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Baca Juga :  LKNU Pamekasan Ajak Warga Waspadai Hipertensi Lewat Skrining Kesehatan Gratis

Ia menilai keberadaan pabrik rokok lokal di Sumenep dan wilayah Madura memberikan kepastian pasar bagi petani sehingga mereka lebih percaya diri untuk kembali menanam tembakau.

Hal senada juga disampaikan petani asal Kecamatan Lenteng, Hazbul (38). Ia mengaku kini lebih tenang mengelola lahan tembakaunya karena hampir seluruh hasil panen petani dapat terserap industri lokal.

“Dalam beberapa tahun terakhir, hampir bisa dipastikan tembakau petani terjual semua. Kondisi ini tentu sangat membantu ekonomi petani,” katanya.

Selain berdampak pada sektor pertanian, industri rokok lokal juga berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja. Banyak warga kini bekerja di sektor linting rokok, pengemasan, hingga distribusi.

Sementara itu, warga Kecamatan Lenteng, Rina (35), yang bekerja sebagai buruh linting rokok, mengaku keberadaan industri tersebut membantu meningkatkan perekonomian keluarganya.

“Dulu saya hanya ibu rumah tangga tanpa penghasilan. Sekarang bisa ikut bekerja dan membantu kebutuhan keluarga,” tuturnya.

Keberadaan industri rokok lokal pun dinilai tidak hanya menjadi penopang ekonomi petani tembakau, tetapi juga membuka peluang usaha serta lapangan kerja baru bagi masyarakat di Kabupaten Sumenep dan Madura secara umum. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lewat Jelajah Literasi Keuangan, BPRS Bhakti Sumekar Dorong Generasi Muda Melek Finansial
DKPP Sumenep Dorong Petani Jaga Mutu Tembakau di Tengah Musim Kemarau
Seleksi Komisaris Utama PT BPRS Bhakti Sumekar Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 5 Juni 2026
Kuasai Pasar Tapal Kuda, MAKAYASA Siapkan Ekspansi ke Pantura Jatim
Perusahan Rokok Lokal di Sumenep Bantu Petani Tembakau Lepas dari Lilitan Utang
Taman Maca Asre Pajadu di Sumenep Resmi Diluncurkan, BPRS Bhakti Sumekar Dorong Budaya Baca Sejak Dini
BPRS Bhakti Sumekar Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Sumenep
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Sumenep Kucurkan Rp3,2 Miliar ke BPRS Bhakti Sumekar

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 16:45 WIB

Lewat Jelajah Literasi Keuangan, BPRS Bhakti Sumekar Dorong Generasi Muda Melek Finansial

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:01 WIB

DKPP Sumenep Dorong Petani Jaga Mutu Tembakau di Tengah Musim Kemarau

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:19 WIB

Seleksi Komisaris Utama PT BPRS Bhakti Sumekar Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 5 Juni 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:54 WIB

Kuasai Pasar Tapal Kuda, MAKAYASA Siapkan Ekspansi ke Pantura Jatim

Senin, 18 Mei 2026 - 21:12 WIB

Perusahan Rokok Lokal di Sumenep Bantu Petani Tembakau Lepas dari Lilitan Utang

Berita Terbaru