Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Sumenep Kucurkan Rp3,2 Miliar ke BPRS Bhakti Sumekar

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 11:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

MENDENGARKAN: Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD (Doc. Seputar Jatim)

MENDENGARKAN: Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus memperkuat peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) melalui rencana penyertaan modal kepada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar.

Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di sektor produktif.

“Penyertaan modal ini diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah,” katanya, Selasa (14/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Dugem Bebas di Mr. Ball, Satpol PP Sumenep Dituding Jadi Pelindung di Balik Layar

Menurutnya, sumber dana penyertaan modal berasal dari program Upland Project Kementerian Pertanian dengan nilai sekitar Rp3,2 miliar.

Program tersebut difokuskan untuk mendukung pengembangan sektor pertanian, khususnya di wilayah lahan kering yang menjadi salah satu potensi unggulan di Sumenep.

Ia mengaku bahwa keberadaan BPRS Bhakti Sumekar memiliki peran strategis dalam menopang pembiayaan sektor pertanian dan UMKM, yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.

Dengan adanya tambahan modal, kapasitas pembiayaan BPRS diharapkan meningkat, sehingga jangkauan layanan keuangan kepada masyarakat juga semakin luas.

“Pemerintah daerah optimistis langkah ini akan berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” imbuhny. (EM)

*

Penulis : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappeda Buka Peta Jalan Pembangunan Sumenep di Tengah Gemerlap MNV 2026
Bappeda Sumenep Sulap Stan MNV 2026 Jadi Miniatur Pendopo Keraton
P-APBD Sumenep Rp2,61 Triliun, DPRD Ingatkan Anggaran Harus Beri Manfaat Nyata
Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Pelabuhan dan Operasional DBS III Jadi Perhatian
Aset Daerah Jadi Perhatian DPRD Sumenep, Cagar Budaya Diminta Dapat Perlindungan
DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175 Miliar
Busana Adat Warnai HUT ke 81 RI di Sumenep, Pesan Persatuan Menguat
Rayakan HUT ke 81 RI, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Bergerak dan Berkarya

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:41 WIB

Bappeda Buka Peta Jalan Pembangunan Sumenep di Tengah Gemerlap MNV 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WIB

P-APBD Sumenep Rp2,61 Triliun, DPRD Ingatkan Anggaran Harus Beri Manfaat Nyata

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Pelabuhan dan Operasional DBS III Jadi Perhatian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Aset Daerah Jadi Perhatian DPRD Sumenep, Cagar Budaya Diminta Dapat Perlindungan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:31 WIB

DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175 Miliar

Berita Terbaru

DISITA: Sejumlah barang bukti yang disita Polresta Sumenep dalam pengungkapan kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Rubaru, Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Pria di Rubaru Sumenep Ditahan Polisi, Diduga Cabuli Anak 17 Tahun

Sabtu, 29 Agu 2026 - 12:19 WIB