Home / Tak Berkategori

IJTI Surabaya Bekali Generasi Milenial Materi Jurnalistik Televisi

- Redaksi

Sabtu, 14 September 2019 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Coching clinic Jurnalis Televisi digelar IJTI Surabaya, Sabtu, 14/09/2019. (Joe/ SJ foto)

Coching clinic Jurnalis Televisi digelar IJTI Surabaya, Sabtu, 14/09/2019. (Joe/ SJ foto)

SURABAYA, seputarjatim.com Sekitar 70 generasi millenial di Jawa Timur mengikuti coaching clinic bertajuk workshop jurnalis televisi yang digelar di Koridor Gedung Siola Lantai 3, Kecamatan Genteng Surabaya, Sabtu, 14/09/2019. Menariknya, pemateri sekaligus materi yang disampaikan sangat kekinian dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Materi-materi yang disampaikan dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama, tentang pengenalan jurnalistik televisi, sejarah dan perkembangan televisi indonesia, serta pengenalan televisi sebagai media massa, yang disampaikan oleh Fajar Arifyanto, mantan wartawan Indosiar sekaligus mantan Komisioner KPI Pusat.

Sesi kedua dikenalkan materi tentang teknik reportase dan teknik penulisan naskah berita televisi, yang disampaikan oleh Imam Syafi’i, Direktur Pemberitaan Jawa Pos Media Televisi (JTV). Di sesi ketiga, dikenalkan materi tentang teknik pengambilan gambar dan editing yang disampaikan oleh Willyanto, Kabiro MNC Media Jatim.

Baca Juga :  Transaksi Sabu di Warung, Pria Asal Bluto Ditangkap

Ketua IJTI Korda Surabaya,Lukman Rozak mengatakan, melalui coaching clinic ini pihaknya ingin mengenalkan pada kaum millenial kerja-kerja harian jurnalis televisi yang sebenarnya.

“Kerja kami tak semudah yang dibayangkan. Ada proses-proses yang harus dilalui, seperti proses pengambilan gambar, menulis naskah, mengedit gambar hingga akhirnya menghasilkan sebuah karya jurnalistik,” kata Lukman.

Lukman juga menegaskan, kerja jurnalis salah satunya adalah menangkal berita-berita hoax yang beredar di medsos, dengan cara membuat berita sesuai fakta dilapangan.

Baca Juga :  Pemuda Mucikari Ditangkap

“Yang jelas kami adalah benteng terakhir untuk menangkal berita hoax. Oleh karenanya, kami mengajak para millenial untuk memahami kerja jurnalis televisi, sekaligus mengedukasi para millenial agar memahami dunia jurnalis televisi secara akademis,” ujar pria yang juga wartawan Trans 7 tersebut.

Workshop jurnalis televisi ini adalah rangkaian acara HUT Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia, yang sekaligus menjadi acara pelantikan pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Surabaya. Nantinya akan ada talk show yang menghadirkan 4 kepala daerah, antara lain Walikota Surabaya, Bupati Lumajang, Bupati Ponorogo dan Bupati Pamekasan. (joe/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Berita Terbaru