Jelang Bulan Suci Ramadhan, Warga Desa Jambu Gelar Rokat Bumi

- Redaksi

Kamis, 24 Februari 2022 - 19:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto: warga Dusun Nangger, Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep menggelar acara Rokat Bhumi di dekat buju’ Palanggeren.

Foto: warga Dusun Nangger, Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep menggelar acara Rokat Bhumi di dekat buju’ Palanggeren.

SUMENEP, seputarjatim.com–Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, puluhan warga Dusun Nangger, Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep menggelar acara Rokat Bhumi di dekat buju’ Palanggeren.

Sesepuh kampung setempat mengutarakan, rokat bhumi atau rokat desa itu rutin digelar setiap tahun menjelang Bulan Suci Ramadhan. Harapannya, mendapat keberkahan dan dilancarkan rejekinya oleh Allah SWT.

“Rokat ini sebagian ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rezeki atas hasil tani atau hasil bumi lainnya,”ungkapnya, Kamis (24/02/2022).

Ditempat yang sama, Kepala Desa Jambu mengatakan, upacara Rokat Dhisa, atau dalam bahasa Indonesianya bisa diartikan sebagai sedekah bumi, merupakan kebudayaan adat istiadat yang terjadi secara turun temurun di sebuah desa.

“Rokat desa merupakan kegiatan masyarakat dalam melestarikan budaya yang sudah turun temurun, sebagai bentuk mensyukuri hasil bumi dan mendoakan agar hasil pertanian musim berikutnya tetap melimpah,” Papar H. Benny Wahyudi.

Baca Juga :  Rawat Budaya, Pemkab Sumenep Gelar Festival Klenengan Dolanan di Pendopo Agung Keraton

Masih kata Benny, pihaknya selaku pemerintah Desa jambu sangat mendukung kegiatan masyarakat dalam melestarikan kebudayaan adat istiadat, dan berharap kegiatan ini bisa di contoh oleh kampung lainnya di desanya.

“Jadilah masyarakat yang cerdas, ramah, dan santun. Cintailah dusunmu, jangan sampai masyarakat Dusun Nangger jadi orang asing di dusunnya sendiri. Rawat dan nikmati hasilnya, berdaya, dan berdaulat di atas tanah sendiri,” Pungkasnya. (Bambang)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kali Tembus KEN, Bupati Andalkan Musik Tong-Tong untuk Promosikan Budaya Madura
Bupati Bawa Pesan Persatuan di Puncak Perayaan Hari Jadi ke-757 Sumenep
Musik Tongtong Sumenep Siap Menggema di MotoGP Mandalika 2026, Bawa Budaya Madura ke Panggung Dunia
Bukan Sekadar Hiburan, Bupati Sumenep Sebut Festival Tong-Tong Jadi Ruang Kreativitas Seniman
Rukun Karya Genap 50 Tahun, Komitmen Lestarikan Ludruk Madura Tak Pernah Pudar
Disbudporapar Sumenep Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Jeren Serek 2026
Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik
Puluhan Pasang Sapi Kerap Meriahkan HUT Perdana DRT di Lapangan Giling Sumenep
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Dua Kali Tembus KEN, Bupati Andalkan Musik Tong-Tong untuk Promosikan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Bupati Bawa Pesan Persatuan di Puncak Perayaan Hari Jadi ke-757 Sumenep

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Musik Tongtong Sumenep Siap Menggema di MotoGP Mandalika 2026, Bawa Budaya Madura ke Panggung Dunia

Senin, 7 September 2026 - 06:58 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Bupati Sumenep Sebut Festival Tong-Tong Jadi Ruang Kreativitas Seniman

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:44 WIB

Rukun Karya Genap 50 Tahun, Komitmen Lestarikan Ludruk Madura Tak Pernah Pudar

Berita Terbaru