Kekeringan Ancam 64 Desa di Sampang

- Redaksi

Senin, 17 Juni 2019 - 16:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Kekeringan Ancam 64 Desa di Sampang

Kekeringan Ancam 64 Desa di Sampang

Seputar Jatim, Sampang, Senin 17 Juni 2019- Sebanyak 64 desa yang tersebar di sembilan kecamatan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, berpotensi dan tergolong rawan kekeringan pada 2019.

“Jumlah desa terdampak kekeringan meningkat. Tahun 2018, berjumlah 42 desa yang tersebar di 12 kecamatan. Tahun ini 64 desa,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Anang Djoenaedi, Senin (17/6/2019).

Baca Juga :  Daun Emas, Bikin Cemas

Salah satu faktor kekeringan yang melanda beberapa desa itu, Anang mengaku lantaran penanganan yang dilakukan pemerintah daerah, seperti pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan embung di berbagai wilayah tidak maksimal.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain itu, ketersediaan sumber dan mata air di wilayah terdampak kekeringan relatif minim,” ujarnya.

Baca Juga :  Polres Sumenep Turun Tangan Atasi Kekeringan

Pihaknya mengaku siap bekerja sama dengan sejumlah relawan maupun swasta untuk mengantisipasi kekeringan terhadap warga terdampak.

“Supaya dapat menyediakan bantuan air bersih kepada warga yang membutuhkan,” pungkasnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMG) Surabaya menyampaikan, musim kemarau di wilayah Sampang terjadi sejak Juni 2019.(dik/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri
Lia Istifhama Desak Polisi Segera Tutup Permanen Tambang Pasir Ilegal di Blitar
DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Isi Jabatan Kosong, Plt Dinilai Tak Efektif
Terpilih Secara Aklamasi, H. Hariri Kembali Nahkodai KJS Sumenep
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Bupati Sumenep Ingatkan ASN: Jabatan Adalah Amanah, Layani Masyarakat dengan Integritas
Mangkir Dua Kali di Rapat KUA-PPAS, Sekda Sumenep Diguyur Mosi Tak Percaya Banggar DPRD
KPRI RSUDMA Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat 2026, Bukti Tata Kelola Profesional dan Transparan

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:32 WIB

Silaturahmi ke SMSI, Kapolresta Sumenep Sebut Dukungan Media Jadi Penentu Keberhasilan Polri

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:51 WIB

Lia Istifhama Desak Polisi Segera Tutup Permanen Tambang Pasir Ilegal di Blitar

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:49 WIB

Terpilih Secara Aklamasi, H. Hariri Kembali Nahkodai KJS Sumenep

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WIB

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Sumenep Ingatkan ASN: Jabatan Adalah Amanah, Layani Masyarakat dengan Integritas

Berita Terbaru