Home / Tak Berkategori

Keluarga Pembunuhan Suliman Kirim Surat ke Kapolri

- Redaksi

Kamis, 6 Mei 2021 - 02:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istri dan anak almarhum Suliman saat ditemui wartawan di Rumahnya, Rabu, 5/5/2021. (SJ Foto)

Istri dan anak almarhum Suliman saat ditemui wartawan di Rumahnya, Rabu, 5/5/2021. (SJ Foto)

SAMPANG, seputarjatim.com- Keluarga Suliman yang menjadi korban pembunuhan, secara resmi berkirim surat ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta.

Didampingi kuasa hukumnya, keluarga korban meminta institusi Polri mengusut tuntas kematian Suliman saat insiden pembunuhan yang terjadi di Dusun Manju Timur, Desa Paopale Laok, pada Kamis 15 April 2021 lalu.

Kuasa Hukum Keluarga Korban, Sumardhan, mengatakan surat tersebut dilayangkan Selasa tertanggal 4 Mei 2021. Hal ini bertujuan agar kasus pembunuhan Suliman ditangani secara profesional dan transparan oleh aparat penegak hukum di Sampang, Madura.

Baca Juga :  Sepi Penonton, Batik On The Sea dan Festival Layang-Layang

“Kemarin kita kirim suratnya ke Kapolri dan Kapolda,” ucap Sumardhan saat dihubungi, Rabu (5/5/2021).

Kasus pembunuhan Suliman merupakan tokoh masyarakat Desa Paopale Laok cukup menggemparkan warga. Sebab, korban adalah kakak kandung Kades Paopale Laok. Terdapat luka bacok dibagian punggung akibat senjata tajam jenis celurit.

Pengungkapan kasus ini hanya menyeret satu orang pelaku yakni Haryanto (31), ditangkap Polres Sampang di Desa Telaga Biru, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan.

Sumardhan menuturkan, keluarga korban yakin kasus pembunuhan Suliman melibatkan lebih dari satu pelaku. Sehingga diharapkan polisi menangkap keterlibatan pelaku lainnya.

Baca Juga :  Minta Restu Kyai, Tokoh Pemuda Launching Yayasan Milenial Madura

“Kami meminta Kapolri memerintahkan Kapolres Sampang untuk segera menangkap pelaku lain, berdasarkan keterangan keluarga bahwa pelaku tidak hanya satu,” jelas dia.

Menurut dia, keputusan keluarga mengirim surat kepada Kapolri dan Kapolda Jatim dikarenakan pengungkapan kasus ini dinilai banyak kejanggalan. Diantaranya, tidak dilakukannya visum kematian korban.

“Patut dicurigai kenapa tidak divisum, ada hal yang tidak benar apalagi ini kasus pembunuhan,” tuturnya.(dik)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Serukan Persatuan di Idul Fitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi
Ramadan Penuh Kepedulian, Said Abdullah Santuni Ratusan Ojol di Sumenep
Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
GPPS Semprot APBD Sumenep, Anggaran Sarung Dinilai Abaikan Kebutuhan Rakyat
Mudik Gratis 2026 Bareng Bupati Sumenep, Ratusan Perantau di Jakarta Pulang Kampung
Ramadan Penuh Berkah, Abd Aziz Salim Syabibi Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Puluhan Anak Yatim
Percepat Akses Listrik di Kepulauan, Pemkab Sumenep Terima Hibah PLTS 2 MW
UKM Sanggar Lentera UPI Sumenep Gelar Buka Puasa Bersama Lintas Generasi

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:06 WIB

IWO Sumenep Serukan Persatuan di Idul Fitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi

Jumat, 20 Maret 2026 - 20:56 WIB

Ramadan Penuh Kepedulian, Said Abdullah Santuni Ratusan Ojol di Sumenep

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:58 WIB

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:55 WIB

GPPS Semprot APBD Sumenep, Anggaran Sarung Dinilai Abaikan Kebutuhan Rakyat

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:09 WIB

Mudik Gratis 2026 Bareng Bupati Sumenep, Ratusan Perantau di Jakarta Pulang Kampung

Berita Terbaru