Home / Tak Berkategori

Komisi IV Minta Transparansi Dana Covid-19

- Redaksi

Rabu, 30 September 2020 - 12:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Dok. Sami'oeddin sedang melakukan reses. (Istimewa)

Dok. Sami'oeddin sedang melakukan reses. (Istimewa)

SUMENEP, seputarjatim.com- Ketua Komisi IV DPRD Sumenep, Sami’oeddin meminta agar seluruh pengelola dana covid-19 transparan. Sami mempertegas alokasi dana covid-19 yang ada di Dinas Kesehatan dan RSUD dr. Mohammad Anwar Sumenep.

Sebelumnya pemerintah Bupati Sumenep telah menetapkan anggaran penanganan covid-19 di Dinas Sosial sebesar 20 milyar, Dinas Kesehatan 19 milyar, dan RSUD Sumenep sebesar 21 milyar.

Baca Juga :  Tembus 100 Pasien, Sumenep Kian Waspada Corona

“Kami dari DPRD Sumenep akan melakukan evaluasi. Mengingat belum diketahui penggunaan anggaran covid-19 di tiga dinas tersebut,” kata Sami’.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara khusus Sami juga meminta agar pencairan dana bansos covid 19 dapat disalurkan secara baik.

Baca Juga :  Polemik Pilkades Matanair, Kurniadi: Sikap Bupati Sumenep Diduga Ada Yang Sengaja Menyesatkan

“Masyarakat sangat terdampak secara ekonomi. Karena itu jangan sampai penyaluran dana stimulus apapun mandek,” tegasnya.

Seperti diketahui, Kabupaten Sumenep terus berjuang mencegah penyebaran virus covid-19. Hingga kini Kabupaten paling ujung timur Pulau Madura itu masih ditetapkan sebagai zona merah. (Mg2/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asmara Berujung Bui, Pria di Sampang Diciduk Polisi Usai Diduga Paksa Tiduri Pacarnya
P-APBD Sumenep Rp2,61 Triliun, DPRD Ingatkan Anggaran Harus Beri Manfaat Nyata
Madura Night Vaganza 2026 Dibuka, 200 Stan Ramaikan Panggung Promosi Sumenep
Guru di Sumenep Dilarang Bikin Konten TikTok Negatif, Disdik Siapkan Sanksi
APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual
Lakpesdam dan LPBH NU Temui Kapolresta Sumenep, Desak THM yang Langgar Aturan Ditutup Permanen
Pembelian Perdana Dibuka, Harga Tembakau di Haswal Group Capai Rp70 Ribu
Kasus Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong, Tiga Tersangka Terancam Dijemput Paksa

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Asmara Berujung Bui, Pria di Sampang Diciduk Polisi Usai Diduga Paksa Tiduri Pacarnya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WIB

P-APBD Sumenep Rp2,61 Triliun, DPRD Ingatkan Anggaran Harus Beri Manfaat Nyata

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Madura Night Vaganza 2026 Dibuka, 200 Stan Ramaikan Panggung Promosi Sumenep

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Guru di Sumenep Dilarang Bikin Konten TikTok Negatif, Disdik Siapkan Sanksi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:58 WIB

APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual

Berita Terbaru