Lamongan Raih Penghargaan Pencegahan Korupsi

- Redaksi

Senin, 9 Desember 2019 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden KH Makruf Amin memberikan penghargaan kepada Bupati Fadeli di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 09/12/2019. (Mahrus/ SJ Foto)

Wakil Presiden KH Makruf Amin memberikan penghargaan kepada Bupati Fadeli di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 09/12/2019. (Mahrus/ SJ Foto)

LAMONGAN, seputarjatim.com Bupati Lamongan Fadeli mendapat apresiasi dalam capaiannya menjadi Pemerintah Daerah terbaik dalam mengimplementasikan pencegahan korupsi. Penghargaan tingkat nasional ini diberikan secara langsung oleh Wakil Presiden RI, KH Ma’aruf Amin, dalam acara peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia di Gedung Merah Putih KPK, Senin, 09/12/2019.

Selain Pemkab Lamongan, ada sembilan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota lainnya yang menerima penghargaan yang sama. Diantaranya Pemprov Jawa Tengah, Kalimantan Utara dan Banten, kemudian Pemkab Boyolali, Banggai, Pemkot Gorontalo, Pemkot Jambi, dan Pemkot Balikpapan.

Apresiasi ini didasarkan pada rencana aksi koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi (Korsupgah) yang merupakan program KPK di bidang supervisi pencegahan korupsi kepada pemerintah baik pusat maupun di daerah. Raihan Pemkab Lamongan tahun ini menunjukkan konsistensinya dalam melaksanakan berbagai rekomendasi dan supervisi dari KPK untuk pencegahan korupsi.

“Apresiasi ini tentunya akan menjadi pelecut motivasi kami beserta seluruh jajaran untuk terus berpacu dan bersemangat dalam pencegahan korupsi. Dalam mewujudkan pelayanan prima,” ujar Bupati Fadeli usai menerima penghargaan.

Pemkab Lamongan menurut Bupati Fadeli bisa menjadi terbaik Nasional dalam pencegahan korupsi karena didukung semangat sungguh-sungguh, serta menjalankan 8 indikator rencana aksi pencegahan korupsi.

“Kami tidak hanya sekedar memenuhi kelengkapan administrasi saja, tetapi juga mengimplementasikannya,” ungkap Fadeli.

Sebagai langkah antisipasi kebocoran anggaran, Bupati Fadeli memasang alat pencatat transaksi di sejumlah obyek pajak untuk mengontrol dan meningkatkan pendapatan daerah. Selain itu juga dilakukan perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu dan indikator kapabilitas aparat pengawasan intern pemerintah (APIP). Tidak hanya itu, Pemkab Lamongan juga serius dalam melakukan pengawasan manajemen ASN, optimalisasi pendapatan daerah, dan manajemen aset serta tata keloa Dana Desa.

Baca Juga :  BPRS Bhakti Sumekar Luncurkan BBS Sekolah, Tabungan Digital Berbasis Syariah untuk Pelajar

Sementara untuk mewujudkan pelayanan prima, menurut Bupati Fadeli pihaknya telah membangun Mall Pelayanan Publik (MPP) yang akan diresmikan pada 2020 mendatang. MPP ini menurutnya akan menyatukan semua pelayanan perijinan di Kabupaten Lamongan di satu tempat.

Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin dalam sambutannya menyampaikan, sesuai arahan presiden, pencegahan korupsi diutamakan pada sektor pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Pencegahan korupsi ini harus mengedepankan partisipasi publik melalui keterbukaan informasi dan pemanfaatan teknologi untuk pencegahan korupsi. (mah/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasien Meninggal Dunia, Puskesmas Bluto Diduga Lambat Beri Rujukan, Keluarga Tuntut Kapus Mundur
Pemkab Sumenep Luncurkan SIKERIS, Satu Pintu Digital untuk Semua Layanan Kependudukan
IWO Sumenep Gelar Seminar “Hukum dan Kebebasan Pers” Soroti Urgensi Perlindungan Jurnalis di Era Tekanan Publik
28 Ribu Rokok Ilegal Dimusnahkan, Pemkab Sumenep Tegaskan Sikap Tanpa Kompromi
Pemkab Sumenep Apresiasi Peran Guru di Momentum HGN 2025: Guru Hebat, Indonesia Kuat!
Pemkab Sumenep Percepat Digitalisasi Pajak Daerah, SPPT PBB-P2 Bisa Dicetak di Desa Mulai 2026
Atap Kios Dipotong Sepihak, Pedagang Pasar Anom Sumenep Tuntut Ganti Rugi
Bappeda Umumkan Kabar Baik, Tingkat Pengangguran di Sumenep Turun Jadi 1,64 Persen, Terendah ke 3 di Jatim!

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 10:30 WIB

Pasien Meninggal Dunia, Puskesmas Bluto Diduga Lambat Beri Rujukan, Keluarga Tuntut Kapus Mundur

Jumat, 28 November 2025 - 01:30 WIB

Pemkab Sumenep Luncurkan SIKERIS, Satu Pintu Digital untuk Semua Layanan Kependudukan

Kamis, 27 November 2025 - 15:15 WIB

IWO Sumenep Gelar Seminar “Hukum dan Kebebasan Pers” Soroti Urgensi Perlindungan Jurnalis di Era Tekanan Publik

Rabu, 26 November 2025 - 15:38 WIB

28 Ribu Rokok Ilegal Dimusnahkan, Pemkab Sumenep Tegaskan Sikap Tanpa Kompromi

Selasa, 25 November 2025 - 13:02 WIB

Pemkab Sumenep Apresiasi Peran Guru di Momentum HGN 2025: Guru Hebat, Indonesia Kuat!

Berita Terbaru