Menu MBG di Pragaan Diduga Basi dan Tak Layak Konsumsi, Guru Unggah Protes di Media Sosial

- Redaksi

Rabu, 19 November 2025 - 14:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

MAKANAN: Menu MBG diduga basi saat diberikan kepada siswa di sekolah (Doc. Seputar Jatim)

MAKANAN: Menu MBG diduga basi saat diberikan kepada siswa di sekolah (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah di Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menuai sorotan.

Menu MBG yang diberikan kepada siswa berupa sajian nasi putih, sayur kol dan mie, ayam suwir, buah jeruk, serta susu kotak. Namun yang menjadi perhatian publik adalah olahan mie yang terlihat tidak segar dan diduga telah basi.

Kondisi tersebut memicu protes dari salah satu guru melalui unggahan di Facebook pribadinya, ia menuliskan keluhan terkait kualitas makanan yang diberikan kepada siswa dengan dugaan bahwa makanan tersebut tidak layak konsumsi.

“Menu MBG sudah mulai tidak diperhatikan, bheruuuiiii…! (basi, red),” tulis AR, dalam unggahannya yang menandai beberapa guru lainnya, Selasa (19/11/2025).

Hingga unggahan tersebut memantik kekhawatiran para orang tua dan masyarakat terkait pengawasan dan kualitas menu MBG yang dinilai asal-asalan dan meminta untuk melaporkannya.

“Laporkan segera,” komentar warganet,

Baca Juga :  PLN Sumenep Dinilai Cuci Tangan dalam Kasus Dugaan Pemerasan dan Penipuan terhadap Pemilik Tambak Udang

“Punya Aisyah kls 1 MI teppa’kase beruii pak (Punya Aisyah kelas satu MI dapat MBG yang basi pak, red),” timpalnya.

Hingga berita ini diturunkan, salah satu Satuan Pelaksana Program Pemberian Gizi (SPPG) di Kecamatan Pragaan, belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan menu basi tersebut.

Kasus ini menambah daftar kritik terhadap pelaksanaan MBG di beberapa sekolah, terutama terkait distribusi dan kelayakan makanan yang harusnya memenuhi standar gizi dan keamanan pangan bagi siswa. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan
Peringati Hari Parlemen 2026, DPRD Sumenep Siapkan Hadiah Rp100 Juta dan Sembako
Dugaan Tiru Rokok Ilegal Marbol Berujung Teror dan Perusakan, Kendaraan Ibu di Pamekasan Diambil

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan

Berita Terbaru