Panen Raya MT-3 di Bunpenang, Jadi Bukti Transformasi Pertanian Sumenep Menuju Kemandirian Pangan

- Redaksi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMANGAT: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, saat melakukan panen raya padi (SandiGT - Seputar Jatim) 

SEMANGAT: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, saat melakukan panen raya padi (SandiGT - Seputar Jatim) 

SUMENEP, Seputar Jatim – Gapoktan Desa Bunpenang bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menggelar panen raya Padi pada musim tanam Ke-3 (MT-3).

Hal tersebut sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program swasembada pangan nasional sekaligus peningkatan ekonomi petani lokal.

Desa yang berada di pesisir timur Sumenep ini membuktikan diri mampu menjaga produktivitas pertanian secara berkelanjutan di tengah bayang-bayang perubahan iklim dan tantangan sektor pangan yang semakin kompleks.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada seluruh petani.

“Mereka adalah pahlawan pangan. Di saat kita menghadapi tantangan cuaca, mereka tetap berproduksi. Panen ini adalah bukti kuatnya kolaborasi pemerintah, aparat, dan masyarakat untuk menjaga stok pangan daerah,” ungkapnya. Selasa (28/10/2025).

Baca Juga :  Arah Baru dari Jejak Arya Wiraraja, Bupati Ajak Warga Wujudkan Sumenep Lebih Sejahtera

Ia menambahkan, bahwa keberhasilan MT-3 mencerminkan semakin kuatnya sistem pertanian terpadu di Sumenep yang mengedepankan kemandirian, efisiensi, dan kesejahteraan petani.

 

Peningkatan produktivitas di Bunpenang tidak datang begitu saja, lanjut dia, inovasi alat mesin pertanian (alsintan), benih unggul, serta pola tanam yang tepat turut memainkan peran penting.

Para penyuluh pertanian lapangan juga intens melakukan asistensi, mulai dari masa tanam hingga panen.

Ia berhasil, panen raya ini diharapkan menjadi batu loncatan untuk menjadikan Dungkek sebagai salah satu lumbung padi andalan Sumenep. Pemerintah daerah memastikan dukungan tidak berhenti pada musim ini saja.

“Kami ingin petani tidak hanya panen banyak, tapi juga merasakan manfaat ekonomi yang nyata dari setiap musim tanam,” tukasnya. (Sand//EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Berita Terbaru