Home / Tak Berkategori

Panglima TNI dan Kapolri Silaturahmi di Ponpes Tangguh Madiun

- Redaksi

Jumat, 10 Juli 2020 - 18:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

MADIUN, seputarjatim.com- Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si. Dan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, pada Jumat siang (10/7/2020) melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren Subulul Huda, Kembang Sawit, Kabupaten Madiun.

Panglima TNI dan Kapolri berkunjung ke Ponpes Tangguh Subulul Huda di Madiun, Jawa Timur, Jumat, 10/07/2020. (Yudha/SJ Foto)

Dalam kesempatan ini Forkopimda Jatim, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa timur, Irjen Pol Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si, bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, serta didampingi Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah, turut mendampingi Kapolri dan Panglima TNI saat silaturahmi di Ponpes Subulul Huda, Pondok Pesantren Tangguh.

Menurut Panglima TNI, silaturahmi ini sekaligus untuk melihat langsung di lapangan protokol kesehatan yang diterapkan di pesantren tangguh Subulul Huda, Madiun.

“Ponpes sudah masuk pada Ponpes Tangguh, sehingga apa yang sudah dilaksanakan disini adalah sesuai dengan protokol kesehatan. Kita lihat seluruh santri disini selalu menggunakan masker, kemudian menjaga jarak, dan insyaallah juga tiap hari mencuci tangan. Paling tidak lima kali sehari mencuci tangan,” kata Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Lebih lanjut menurut Panglima, pihaknya terus berkomunikasi dengan pengasuh agar kebiasaan ini ditularkan ke masyarakat luas.

“Jadi apa yang sudah dilaksanakan dan disampaikan oleh pengasuh pondok pesantren, saya minta untuk tetap dipertahankan dan juga menularkan kepada masyarakat. Karena ibu Gubernur juga memberikan bantuan masker kepada masyarakat, supaya masyarakat juga mengikuti apa yang sudah dilaksanakan di pesantren ini.” Imbuh Panglima TNI.

Baca Juga :  Audiensi Dengan Mendes PDTT, Kapolri Pastikan Pendampingan Edukasi Dana Desa

Panglima TNI juga bersyukur perubahan status yang ada di Jawa Timur. “Saat ini Jawa Timur sudah pada zona kuning menuju hijau. TNI Polri sudah diterjunkan sejak awal untuk membantu pemerintah daerah, dalam rangka pendisiplinan protokol kesehatan dan sampai sekarang terus dilaksanakan. Saya dan Kapolri hanya ingin melihat secara langsung kebawah, terutama adalah pondok pesantren. Untuk pasar tradisional, Mall, sampai saat ini prajurit TNI dan Polisi semua masih eksis disana untuk mengawasi protokol kesehatan.” Pungkas Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. (Yud/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sumenep dan Blitar Resmi Perkuat Kemitraan, Program Konkret Jadi Target Berikutnya
Bupati Sumenep Siapkan 30 Hektare untuk Pengembangan KEK Tembakau Madura
Kena Tipu Saat Kirim Barang, Ketum IWO Desak Pertanggungjawaban PT Indah Logistik
Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut
Kado Hari Jadi Sumenep ke 757, Pemkab Beri Keringanan Tunggakan PBB hingga 95 Persen
Dari Keramaian ke Peluang Usaha, BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Dukungan untuk Ekonomi Lokal
TEMPO BERJUDI DI MADURA
Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:29 WIB

Sumenep dan Blitar Resmi Perkuat Kemitraan, Program Konkret Jadi Target Berikutnya

Rabu, 16 September 2026 - 18:37 WIB

Bupati Sumenep Siapkan 30 Hektare untuk Pengembangan KEK Tembakau Madura

Rabu, 16 September 2026 - 16:38 WIB

Kena Tipu Saat Kirim Barang, Ketum IWO Desak Pertanggungjawaban PT Indah Logistik

Selasa, 15 September 2026 - 16:34 WIB

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut

Senin, 14 September 2026 - 14:50 WIB

Kado Hari Jadi Sumenep ke 757, Pemkab Beri Keringanan Tunggakan PBB hingga 95 Persen

Berita Terbaru