PDKT Disdukcapil Sumenep Masuk 4 Besar Inovasi Daerah 2025

- Redaksi

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 09:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

SERAH TERIMA: Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Sumenep, Wahasah, saat menerima penghargaan inovasi daerah 2025, yang diberikan oleh Plt Sekda R. Achmad Syahwan Effendy (SandiGT - Seputar Jatim) 

SERAH TERIMA: Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Sumenep, Wahasah, saat menerima penghargaan inovasi daerah 2025, yang diberikan oleh Plt Sekda R. Achmad Syahwan Effendy (SandiGT - Seputar Jatim) 

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berkomitmen untuk memperkuat kualitas pelayanan publik.

Tahun ini, instansi tersebut sukses meraih Juara 4 pada Anugerah Inovasi Daerah 2025 yang digelar Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Sumenep.

Prestasi tersebut dipersembahkan melalui inovasi Pelayanan Dokumen Kependudukan Terintegrasi (PDKT), sebuah terobosan yang menyederhanakan rantai birokrasi administrasi kependudukan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan implementasi PDKT, masyarakat kini cukup satu kali datang untuk mengurus dokumen yang saling berkaitan, mulai dari KTP-el, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, hingga Identitas Kependudukan Digital, tanpa harus melewati proses berulang yang menyita waktu.

Baca Juga :  BRIDA Sumenep Dorong Daya Saing Daerah Lewat Ajang Inovasi 2025

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Sumenep, Wahasah menegaskan, bahwa PDKT merupakan jawaban langsung atas kebutuhan riil masyarakat yang selama ini menghadapi prosedur berbelit.

“PDKT kami gagas agar warga tidak harus bolak-balik hanya untuk menyerahkan dokumen yang sebenarnya sudah ada dalam database kami. Satu kali proses, beberapa dokumen bisa langsung tuntas dalam satu alur,” ujarnya. Sabtu (25/10/2025).

Menurutnya, penerapan inovasi ini telah menorehkan dua capaian besar, yakni penurunan jumlah kunjungan ulang dan percepatan waktu penerbitan dokumen kependudukan secara signifikan.

“Kami bersyukur PDKT diapresiasi sebagai salah satu inovasi terbaik tahun ini. Juara 4 bukan akhir, tapi pemicu agar transformasi pelayanan publik terus bergerak. Target kami: di Sumenep, urus dokumen harus semakin cepat, semakin dekat, tanpa ribet,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Disdukcapil Sumenep, R. Achmad Syahwan Effendy, menilai penghargaan tersebut merupakan bukti keseriusan instansinya dalam menghadirkan pemerintahan yang responsif dan adaptif.

“Juara 4 ini bukan titik akhir. Kami akan menjadikan PDKT sebagai layanan baku, memperkuat integrasi sistem, dan menjamin masyarakat di kepulauan juga menikmati kemudahan yang sama,” terang Plt. Sekda itu.

Baca Juga :  Demi Perkuat Layanan Digital, BPRS Bhakti Sumekar Resmi Jalin Kerjasama dengan Bank Muamalat Indonesia

Lanjut Syahwan menambahkan, pihaknya juga akan fokus memperkuat literasi layanan digital bagi masyarakat dan meningkatkan kompetensi petugas di lini depan.

“PDKT adalah representasi reformasi birokrasi di level kabupaten yang diterapkan tanpa banyak gembar-gembor, tapi berhasil memberikan solusi langsung pada kebutuhan masyarakat,” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?
Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri
Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?
Rambu Minim, Proyek Jembatan di Pakandangan Dikeluhkan Warga karena Rawan Kecelakaan

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WIB

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:02 WIB

Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan

Berita Terbaru

DISITA: Sejumlah barang bukti yang disita Polresta Sumenep dalam pengungkapan kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Rubaru, Sumenep (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Pria di Rubaru Sumenep Ditahan Polisi, Diduga Cabuli Anak 17 Tahun

Sabtu, 29 Agu 2026 - 12:19 WIB