BRIDA Sumenep Dorong Daya Saing Daerah Lewat Ajang Inovasi 2025

- Redaksi

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 09:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TEGAS: Kepala Brida Kabupaten Sumenep, Benny Irawan, saat memberikan sambutan pada acara ajang inovasi daerah (SandiGT - Seputar Jatim)

TEGAS: Kepala Brida Kabupaten Sumenep, Benny Irawan, saat memberikan sambutan pada acara ajang inovasi daerah (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ajang Inovasi Daerah 2025 digelar sebagai arena lahirnya terobosan yang menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.

Tidak lagi sebatas rutinitas lomba, ajang ini diarahkan menjadi instrumen policy development, memasukkan hasil inovasi ke dalam sistem birokrasi dan pembangunan berkelanjutan daerah.

Kepala BRIDA Sumenep, Benny Irawan menyampaikan, bahwa maksud dan tujuan pelaksanaan ajang tersebut adalah untuk mendorong pemerintah daerah serta masyarakat umum melahirkan terobosan baru guna menjawab tantangan pelayanan publik dan peningkatan daya saing daerah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ajang inovasi ini dalam rangka peningkatan kinerja pelayanan publik dan daya saing daerah, yang nantinya akan menjadi salah satu indikator dalam peningkatan indeks daya saing daerah dan indeks inovasi daerah,” ujarnya. Sabtu (25/10/2025).

Baca Juga :  Demi Perkuat Layanan Digital, BPRS Bhakti Sumekar Resmi Jalin Kerjasama dengan Bank Muamalat Indonesia

Tahun ini, lomba inovasi daerah mengusung tema ‘Menyalakan Inovasi, Melayani Tanpa Batas’ yang dibagi menjadi tiga kategori utama.

“Kategori pertama yaitu inovasi tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik, dan inovasi daerah lainnya sesuai bidang urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh kategori dapat berupa inovasi digital maupun inovasi non-digital, dan dapat diikuti oleh unsur pemerintahan daerah hingga masyarakat umum.

Sebanyak 68 inovasi telah didaftarkan oleh para peserta. Namun, dari jumlah tersebut, hanya 58 inovasi yang dinyatakan lolos administrasi.

“Untuk rinciannya yaitu untuk kategori tata kelola pemerintahan daerah sejumlah empat inovasi, kategori inovasi pelayanan publik sejumlah 42 inovasi, dan kategori inovasi daerah lainnya sejumlah 12 inovasi,” imbuhnya.

Sementara itu, Dewan Juri, Ibnu Hajar menegaskan, bahwa poin utama dari inovasi bukan sekadar ide baru, tetapi dampak langsung yang dapat dirasakan masyarakat.

“Kami menilai bukan hanya kreativitas gagasan, tapi keberlanjutan implementasi. Inovasi harus menjawab masalah nyata masyarakat dan dapat direplikasi oleh unit layanan lain,” tegasnya.

Lanjut ia meyampaikan, bahwa beberapa inovasi sudah masuk kategori layak perluasan, terutama yang menyentuh pelayanan publik dasar.

“Kami melihat peningkatan signifikan, dan tantangannya kini adalah mengawal implementasi agar tidak berhenti pada acara seremonial,” tukasnya.

Baca Juga :  5 Toko Hangus Terbakar di Pasar Ganding Sumenep, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berikut daftar pemenang ajang inovasi daerah tahun 2025:

  • Kategori tata kelola pemerintahan daerah,
  • Juara 1Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep
  • Juara 2 Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep
  • Juara 3 Inspektorat Daerah Kabupaten Sumenep
  • Juara 4 Inspektorat Daerah Kabupaten Sumenep

Kategori Inovasi Pelayanan Publik

  • Juara 1 Puskesmas Pamolokan
  • Juara 2 SMP Binar Junior High School
  • Juara 3 SDN Panggarangan III Sumenep
  • Juara 4 Disdukcapil Kabupaten Sumenep
  • Juara 5 DPMPTSP Kabupaten Sumenep
  • Juara 6 RSUD Moh. Anwar Kabupaten Sumenep
  • Juara 7 Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Kategori Inovasi Daerah Lainnya

  • Juara 1 Bapenda Kabupaten Sumenep
  • Juara 2 Diskominfo Kabupaten Sumenep
  • Juara 3 DKPP Kabupaten Sumenep
  • Juara 4 Badak Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep
  • Juara 5 Arasa Sociopreneur Action
  • Juara 6 Kecamatan Pasongsongan
  • Juara 7 Inspektorat Daerah Kabupaten Sumenep

Kategori Humas

  • Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep
  • SatPolPP Kabupaten Sumenep
  • Puskesmas Ambunten Sumenep
  • Paud Hi El-Fath
  • UMKM Halal Hub
  • Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep.(Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep
Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?
Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri
Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai
SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep
Hari Jadi ke-758 Sumenep, Logo Baru Jadi Simbol Sejarah dan Semangat Kemajuan
Aroma Dugaan Penyelewengan DD Meddelan Terungkap, Inspektorat Sumenep Dinilai Kecolongan
Inspektorat Sumenep Periksa Dana Desa Meddelan, Warga Mulai Bertanya?

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:20 WIB

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Geger! Warga Batang-Batang Daya Sumenep Temukan Mayat Diduga Bakar Diri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Dituding Pelakor, Perempuan di Sampang Lapor Polisi Usai Alat Kelaminnya Diolesi Cabai

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:54 WIB

SMSI Kecam Dugaan Pengusiran Wartawan, Tolak Hadiri Undangan Polresta Sumenep

Berita Terbaru

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB

Pamflet ekspansi pasar Rokok Makayasa (Dok. Seputar Jatim)

Ekonomi

Rokok Makayasa Bangun Jaringan Besar hingga Luar Jawa

Kamis, 10 Sep 2026 - 09:03 WIB