Pemkab Kerahkan 12 Armada Mudik Gratis 2026 Bagi Warga Ber KTP Sumenep

- Redaksi

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERDASI: Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, saat ditemui di ruang kerjanya (Doc. Seputar Jatim)

BERDASI: Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, saat ditemui di ruang kerjanya (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim — Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan layanan publik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pada program Mudik Gratis Lebaran 2026, Pemkab Sumenep menyiapkan 12 armada transportasi guna membantu masyarakat pulang kampung dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya.

Total armada yang disediakan terdiri dari empat kapal laut untuk melayani rute kepulauan serta delapan unit bus untuk jalur darat di wilayah Pulau Jawa.

Program ini diperuntukkan khusus bagi masyarakat ber-KTP Sumenep, dengan prioritas utama warga kepulauan dan para perantau yang selama ini terbebani mahalnya ongkos transportasi saat musim mudik.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, menyampaikan bahwa pelaksanaan mudik gratis tahun ini dipersiapkan lebih matang dibanding tahun sebelumnya.

“Evaluasi tahun lalu menjadi pijakan utama kami. Tahun ini kami fokus pada kesiapan armada, ketepatan jadwal, serta kenyamanan dan keselamatan pemudik,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Baca Juga :  Cabai Rawit Tembus Rp120 Ribu per Kilo di Pasar Anom, Pedagang Keluhkan Pembeli Sepi

Untuk transportasi laut, empat kapal akan melayani lintasan strategis, di antaranya rute Kalianget–Kangean, Kalianget–Sapeken, serta penyeberangan menuju Banyuwangi.

Armada laut dijadwalkan beroperasi mulai H-11 hingga H-3 Lebaran, guna mengantisipasi lonjakan penumpang.

“Empat kapal yang disiapkan sudah masuk dalam pendataan dan siap beroperasi sesuai jadwal,” tegasnya.

Sementara itu, delapan unit bus gratis disiapkan bagi warga Sumenep yang berada di wilayah daratan Jawa. Keberangkatan dijadwalkan mulai 13 hingga 24 Maret 2026. Pendaftaran dilakukan melalui kontak resmi yang telah disediakan pemerintah daerah.

“Layanan ini khusus bagi warga ber-KTP Sumenep. Pendaftaran sudah dibuka dan dapat diakses masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan, program mudik gratis bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam menjawab persoalan mobilitas masyarakat, terutama warga kepulauan yang kerap menghadapi tingginya biaya transportasi laut saat Lebaran.

Meski seluruh armada difasilitasi secara gratis, calon pemudik tetap diwajibkan memenuhi persyaratan administratif dan memastikan kondisi kesehatan sebelum keberangkatan.

“Identitas kependudukan harus lengkap dan kondisi kesehatan dalam keadaan baik. Pemerintah memfasilitasi perjalanan, tetapi kesiapan pemudik juga menjadi faktor penting demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Selain arus mudik, Pemkab Sumenep juga menyiapkan skema arus balik untuk transportasi laut. Namun, untuk jalur darat, belum ada penjadwalan khusus arus balik seperti pada armada kapal.

Baca Juga :  Sempat Ditahan, Kini Jadi Kadis Kominfo, Ini Perjalanan Karier Indra Wahyudi

Dengan persiapan yang lebih terencana dan evaluasi berkelanjutan, Pemkab Sumenep optimistis program Mudik Gratis Lebaran 2026 dapat berjalan tertib dan aman, sekaligus menjadi solusi mobilitas yang lebih adil bagi masyarakat Sumenep, baik di wilayah daratan maupun kepulauan. (Sand/EM)

*

Penulis : Sand

Editor : EM

Sumber Berita: https://seputarjatim.com

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cabai Rawit Tembus Rp120 Ribu per Kilo di Pasar Anom, Pedagang Keluhkan Pembeli Sepi
Harga Ayam Potong Tembus Rp48 Ribu per Kilo di Bulan Ramadan, Pedagang Pasar Anom Sumenep Mengeluh Sepi Pembeli
Keselamatan Siswa Tak Bisa Ditukar Roti Baru, Guru Desak Koordinator Wilayah Evaluasi Total SPPG Pakamban Laok 2
Kurang Lebih Tiga Bulan Beroperasi Tanpa IPAL, SPPG Saronggi Baru Bergerak Usai Viral dan Diprotes Warga
MBG SPPG Al Azhar Prenduan Diprotes, Ketua Yayasan Madrasah: Ini Bukan Soal Gizi, Tapi Soal Untung!
Pengawasan Dinilai Amburadul, SPPG Pakamban Laok 2 Diduga Bagikan Roti Berjamur ke Siswa
HPSN 2026 Jadi Alarm Darurat Sampah Perkotaan, DLH Sumenep Gelar Aksi Bersih dan Tanam Pohon
BPRS Bhakti Sumekar Tebar Berkah di Awal Ramadan 1447 H, Ratusan Takjil Dibagikan ke Pengguna Jalan

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:46 WIB

Pemkab Kerahkan 12 Armada Mudik Gratis 2026 Bagi Warga Ber KTP Sumenep

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:38 WIB

Cabai Rawit Tembus Rp120 Ribu per Kilo di Pasar Anom, Pedagang Keluhkan Pembeli Sepi

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:15 WIB

Harga Ayam Potong Tembus Rp48 Ribu per Kilo di Bulan Ramadan, Pedagang Pasar Anom Sumenep Mengeluh Sepi Pembeli

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:14 WIB

Keselamatan Siswa Tak Bisa Ditukar Roti Baru, Guru Desak Koordinator Wilayah Evaluasi Total SPPG Pakamban Laok 2

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:44 WIB

Kurang Lebih Tiga Bulan Beroperasi Tanpa IPAL, SPPG Saronggi Baru Bergerak Usai Viral dan Diprotes Warga

Berita Terbaru