Pemkab Sumenep Gagas Bupati Award 2025, Jadi Mesin Penggerak Birokrasi Kreatif

- Redaksi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 06:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

BERDIRI: Saat Peluncuran Program Bupati Award 2025 oleh Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo (tengah) bersama jajaran OPD dan camat serta Lurah se Kabupaten Sumenep di ruang rapat pemkab setempat (Doc. Seputar Jatim)

BERDIRI: Saat Peluncuran Program Bupati Award 2025 oleh Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo (tengah) bersama jajaran OPD dan camat serta Lurah se Kabupaten Sumenep di ruang rapat pemkab setempat (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Demi mempercepat reformasi birokrasi yang humanis dan berdaya guna, Pemerintah Kabupaten Sumenep menggagas Bupati Award 2025.

Kegiatan ini bukan sekadar ajang penghargaan, program ini digagas sebagai mesin penggerak birokrasi kreatif yang mendorong aparatur pemerintah lebih inovatif, cepat tanggap, dan berorientasi pada pelayanan publik yang nyata.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dalam sambutannya menegaskan, bahwa Bupati Award lahir dari semangat membangun perubahan kultur kerja di lingkungan birokrasi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bupati Award bukan perlombaan biasa. Ini ruang untuk menyalakan semangat kreatif para aparatur agar pelayanan publik di semua level bisa terus berinovasi,” tegasnya, di Pendopo Agung Sumenep, Jumat (17/10/2025).

Baca Juga :  Dinkes P2KB Sumenep Siapkan Generasi Emas Bebas Stunting Melalui Program GENTING

Menurutnya, aparatur pemerintahan di tingkat bawah adalah ujung tombak yang menentukan cepat atau lambatnya perubahan.

Karena itu, Pemkab Sumenep mendorong setiap kecamatan dan kelurahan menampilkan inovasi unggulan yang lahir dari kebutuhan masyarakat di wilayahnya masing-masing.

Program ini juga diikutsertakan meliputi berbagai bidang, mulai dari digitalisasi layanan administrasi, pengelolaan lingkungan dan sampah terpadu, hingga pemberdayaan ekonomi dan literasi digital warga.

“Kami ingin inovasi tidak berhenti pada ide, tapi diwujudkan menjadi gerakan nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat,” bebernya.

Untuk itu, pentingnya perubahan pola pikir dalam birokrasi. Menurutnya, aparatur pemerintah saat ini tidak cukup hanya bekerja sesuai prosedur, tetapi harus mampu membaca perubahan zaman dan menjawab kebutuhan publik dengan solusi kreatif.

“Kita ingin aparatur punya DNA inovatif. Inovasi bukan proyek musiman, tapi harus menjadi budaya kerja. Dari pelayanan berbasis aplikasi hingga tata kelola lingkungan, semuanya harus berorientasi manfaat,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menyebutkan, Bupati Award 2025 sebagai momentum untuk mempercepat reformasi birokrasi yang humanis dan berdaya guna.

Kecamatan dan kelurahan didorong menjadi pusat lahirnya gagasan baru yang memperkuat hubungan pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga :  Kejati Jatim Tetapkan 4 Orang Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Program BSPS di Sumenep

“Kalau pelayanan publik di tingkat bawah berjalan cepat, akurat, dan ramah, maka wajah birokrasi kita akan berubah. Masyarakat akan percaya dan merasakan kehadiran pemerintah,” tandasnya.

Dengan semangat kolaboratif itu, kata dia, Bupati Award 2025 diyakini akan menjadi motor perubahan birokrasi Sumenep.

Bukan hanya soal kompetisi atau penghargaan, melainkan gerakan besar membangun pemerintahan daerah yang cerdas, kreatif, dan benar-benar melayani rakyatnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kali Tembus KEN, Bupati Andalkan Musik Tong-Tong untuk Promosikan Budaya Madura
Bupati Bawa Pesan Persatuan di Puncak Perayaan Hari Jadi ke-757 Sumenep
Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar
SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
RAPBD Sumenep 2027 Fokus Pemerataan, Insentif Guru hingga Bantuan Perahu Nelayan Disiapkan
Hadapi Kekeringan, Khofifah Ajak Wabup Sumenep Gelar Shalat Istisqa, OMC Terus Dilakukan
Khofifah Indar Parawansa Bawa Paket Bantuan ke Sumenep, Rp50 Miliar Disiapkan untuk 50 Ribu Pelajar Jatim

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Dua Kali Tembus KEN, Bupati Andalkan Musik Tong-Tong untuk Promosikan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Bupati Bawa Pesan Persatuan di Puncak Perayaan Hari Jadi ke-757 Sumenep

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Pilkada 2029 Mulai Dipersiapkan, Pemkab Sumenep Rancang Dana Cadangan Rp75 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:51 WIB

SKK Migas-KEI Perkuat Kompetensi Guru Non-PNS di Kepulauan Sumenep, Kemenag, DPRD dan Akademisi Beri Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas

Berita Terbaru