Penyempurnaan APBD 2026, PU Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Fokus Utama Pemerataan Pembangunan

- Redaksi

Rabu, 8 Oktober 2025 - 09:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

TEGAS: Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Sumenep, Hairul Anwar, saat memberikan Pandangan Umum dalam rapat paripurna penyempurnaan APBD 2026 (Doc. Seputar Jatim)

TEGAS: Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Sumenep, Hairul Anwar, saat memberikan Pandangan Umum dalam rapat paripurna penyempurnaan APBD 2026 (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Tahapan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Tahun Anggaran 2026 terus berlanjut.

Usai Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2027, saat ini giliran tujuh fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep menyampaikan pandangan umumnya (PU) dalam rapat paripurna.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin, dihadiri Wakil Bupati Imam Hasyim, Plt. Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, para pimpinan perangkat daerah (OPD), camat, serta perwakilan lembaga kemasyarakatan dan insan pers.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPRD H. Zainal Arifin menyampaikan, bahwa pandangan umum dari setiap fraksi merupakan bagian penting dari proses pembahasan kebijakan anggaran.

Menurutnya, forum tersebut menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi dan masukan konstruktif demi penyempurnaan rancangan APBD 2026.

“Kami berharap pandangan umum fraksi-fraksi ini dapat menjadi bahan pertimbangan yang objektif dan membangun dalam menyempurnakan rancangan APBD. Semua masukan akan kami catat dan bahas bersama pada tahapan berikutnya,” katanya, Rabu (8/10/2025).

Baca Juga :  Gaungkan Semangat Digital, Bapenda Sumenep Buka Lomba Video Pendek VIRALSUMENEP

Ia menegaskan, pembahasan APBD bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan proses politik yang menentukan arah pembangunan daerah.

Karena itu, ia mengingatkan agar penyusunan APBD 2026 dilakukan dengan prinsip keadilan, transparansi, dan keberpihakan kepada rakyat kecil.

“APBD bukan hanya soal angka. Di dalamnya terkandung harapan masyarakat. Karena itu, setiap keputusan harus berpijak pada kepentingan rakyat, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan pemerataan pembangunan,” tandasnya.

Dalam kesemapatan itu, pandangan umum fraksi disampaikan secara bergantian oleh juru bicara dari tujuh fraksi DPRD, yakni Fraksi PDI Perjuangan (PDI-P), Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Fraksi Partai NasDem, serta Fraksi Partai Gerindra-PKS.

Dalam penyampaiannya, masing-masing fraksi memberikan pandangan, saran, dan kritik terhadap nota keuangan yang diajukan bupati.

Beberapa isu yang menjadi sorotan utama adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan layanan publik, efisiensi anggaran, dan pemerataan pembangunan wilayah kepulauan.

Juru bicara Fraksi PKB, dalam pandangan umumnya menegaskan perlunya pemerintah daerah memperhatikan pemerataan pembangunan antarwilayah, termasuk pulau-pulau terpencil.

Bahkan, ia uga meminta agar pengelolaan anggaran tahun 2026 lebih terukur dan transparan.

“Kami mendorong agar APBD 2026 benar-benar berpihak pada masyarakat bawah. Jangan sampai ada ketimpangan pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauan. Transparansi dan efisiensi harus menjadi komitmen bersama,” tegasnya.

Selain itu, Fraksi PKB juga menyoroti pentingnya penguatan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai pilar utama peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Tak Profesional Jalan Kerjasama, Apotek Pangesto di Sumenep Ditutup Sementara

Rangkaian pandangan umum dari tujuh fraksi ini akan menjadi bahan penting dalam pembahasan tahap selanjutnya antara pihak legislatif dan eksekutif.

Untuk itu, DPRD berkomitmen untuk mengawal penyusunan APBD 2026 agar benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat dan membawa manfaat nyata bagi pembangunan daerah. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut
Mobil Pribadi Angkut Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Kolor Sumenep, Sulaisi: Ini Harus Diawasi
Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep
Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik
Empat Kepala OPD Baru Resmi Dilantik, Bupati Sumenep Titip Pesan Penting
Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting
Kabel WiFi Semrawut di Jalan Pakondang Picu Warga Terjatuh, Pemuda: Haruskah Menunggu Korban Lagi?
Bupati Sumenep Hadir di Kerja Bakti LDII, 200 Peserta Bersihkan Lingkungan Paberasan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:34 WIB

Dijanjikan Bisnis 37 Dapur MBG, Warga Sumenep Rugi Rp288,9 Juta, Nama Istri Anggota DPR RI Disebut

Rabu, 9 September 2026 - 11:20 WIB

Viral! Avanza Putih Muat Jeriken Diduga Isi Pertalite di SPBU Kolor Sumenep

Selasa, 8 September 2026 - 15:09 WIB

Bayar PBB-P2 Makin Mudah, Sumenep Mulai Terapkan SPPT Elektronik

Jumat, 4 September 2026 - 23:55 WIB

Empat Kepala OPD Baru Resmi Dilantik, Bupati Sumenep Titip Pesan Penting

Kamis, 3 September 2026 - 09:13 WIB

Cegah Kecurangan, DPRD Sumenep Dorong Pilkades Gunakan E-Voting

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As (Doc. Seputar Jatim)

Opini Publik

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:18 WIB

PAKAIAN: Polresta Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus persetubuhan pelajar (Dok. Seputar Jatim)

Hukum & Kriminal

Terbongkar! Pria di Sumenep Diduga Setubuhi Pelajar 17 Tahun Dua Kali

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:11 WIB