Proyek Poli Terpadu Mangkrak, Ancam Akreditasi RSUD Sumenep

- Redaksi

Kamis, 29 Agustus 2019 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mangkraknya pembangunan Gedung Poli Terpadu RSUD Mohammad Anwar Sumenep berdampak terhadap pelayanan kesehatan. (Al/ SJ foto)

Mangkraknya pembangunan Gedung Poli Terpadu RSUD Mohammad Anwar Sumenep berdampak terhadap pelayanan kesehatan. (Al/ SJ foto)

SUMENEP, seputarjatim.com Tak kunjung dikerjakan, RSUD Mohammad Anwar Sumenep, Jawa Timur, mulai angkat bicara soal mangkraknya pembangunan Gedung Poli Terpadu. Arman Endika, Kasi Informasi RSUD Mohammad Anwar Sumenep mengaku hal ini  akan berpengaruh terhadap proses akreditasi Rumah Sakit terbesar di Kabupaten Sumenep itu.

“Dampak yang paling dirasakan ya pelayanan Poli kita kurang maksimal. Semua ruang Poli ya dempet-dempet ruangannya. Bukan tidak jalan tapi, hanya kurang maksimal karena gedungnya belum siap 100 persen,” terang Arman saat ditemui wartawan Rabu, 28/08/2019.

Baca Juga :  Trotoar Depan RSUD Moh. Anwar Sumenep Jadi Lahan Parkir, Pemkab Bisa Apa?

Arman menjelaskan, komunikasi antara pihak RSUD Mohammad Anwar Sumenep dan Dinas PU Cipta Karya telah dilakukan untuk mempercepat proses pembangunan Gedung Poli Terpadu yang belum rampung sepenuhnya.

“Apalagi sudah ada pemenang tendernya. Ya seharusnya langsung dikerjakan, biar palayanan kita dapat lebih baik lagi nanti,” imbuh Arman.

Saat ini menurut Arman, Gedung Poli Terpadu yang berada di sisi barat RSUD Mohammad Anwar Sumenep itu diproyeksikan sebagai pusat layanan seluruh Poli yang ada. Ada 8 layanan Poli yang disiapkan di Gedung yang menelan anggaran 10 Milyar tersebut.

Baca Juga :  Kejati Jatim Tetapkan Pejabat Disperkimhub Sumenep sebagai Tersangka Baru Korupsi BSPS Rp26,8 Miliar

Terkait dengan mangkraknya gedung Poli Terpadu ini, Mohammad Jakfar, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Sumenep, mengaku telah siap untuk melanjutkan pembangunan sisa proyek yang mangkrak.

“Pemenang tendernya sudah ada. Nilai anggarannya sekitar 2,5 Milyar, sebelum akhir tahun 2019 harus sudah selesai,” tegas Jakfar saat dihubungi melalui telepon. (dik/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Henti Berbenah, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Mantapkan Diri sebagai Rumah Sakit Rujukan Humanis
RS BHC Sumenep Resmi Layani BPJS Kesehatan, Hadirkan Pojok Mobile JKN untuk Permudah Administrasi Pasien
Modernisasi Layanan dan SDM, RSUD Moh Anwar Sumenep Siap Jadi Rumah Sakit Rujukan Andal
RSUD Moh. Anwar Sumenep Dipercaya Jadi Pusat Medical Check Up Pejabat Daerah
Kasus Super Flu Masih Nol di Sumenep, Dinkes P2KB Perketat Pengawasan
Hadapi Musim Pancaroba, Dinkes P2KB Sumenep Gencar Lakukan Edukasi Cegah DBD
5 Inovasi Unggulan RSUD Moh Anwar Sumenep, Hadirkan Layanan Berkualitas dan Modern kepada Masyarakat
Tak Perlu ke Surabaya, RSUD Moh Anwar Sumenep Sediakan Layanan Subspesialis Bedah Digestif dan Spesialis Urologi 

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:21 WIB

Tak Henti Berbenah, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Mantapkan Diri sebagai Rumah Sakit Rujukan Humanis

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:12 WIB

RS BHC Sumenep Resmi Layani BPJS Kesehatan, Hadirkan Pojok Mobile JKN untuk Permudah Administrasi Pasien

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:57 WIB

Modernisasi Layanan dan SDM, RSUD Moh Anwar Sumenep Siap Jadi Rumah Sakit Rujukan Andal

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:59 WIB

RSUD Moh. Anwar Sumenep Dipercaya Jadi Pusat Medical Check Up Pejabat Daerah

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:14 WIB

Kasus Super Flu Masih Nol di Sumenep, Dinkes P2KB Perketat Pengawasan

Berita Terbaru