Rescuer SAR Surabaya Evakuasi Petugas Pembersih Kaca Gedung Tinggi

- Redaksi

Minggu, 28 Juli 2019 - 22:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Rescuer Kantor SAR Surabaya sedang menolong petugas pembersih kaca di ketinggian, Minggu, 28/07/2019. (joe/SJ foto)

Rescuer Kantor SAR Surabaya sedang menolong petugas pembersih kaca di ketinggian, Minggu, 28/07/2019. (joe/SJ foto)

Surabaya, seputarjatim.com Proses evakuasi seorang pekerja pembersih kaca di salah satu gedung tinggi di Surabaya berlangsung menengangkan, Minggu, 28/07/2019. Pekerja ini harus dievakuasi karena terbelit tali yang digunakannya saat bekerja.

Setelah peralatan vertical rescue dipasang, seorang rescuer Kantor SAR Surabaya diturunkan untuk menolong dan menjangkau korban yang berada di ketinggian sekitar 25 meter. Rescuer ini turun dengan tehnik rappeling menggunakan peralatan auto-stop.

Dalam proses evakuasi, rescuer memasang peralatan evakuasi pada tubuh korban, diantaranya pro taxion, croll, carabiner dan prusik. Selanjutnya, sang pekerja pun dievakuasi ke atas gedung dengan menggunakan tehnik One Person Rescue Lifting Counter Balance.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perlu diketahui dalam One Person Rescue Lifting Counter Balance ini, sang rescuer yang turun menolong korban, berupaya sendiri untuk menaikkan korban menuju ke lokasi evakuasi. Setelah tiba di lokasi evakuasi, korban dievakuasi menuju ke Rumah Sakit terdekat dengan menggunakan helikopter.

Baca Juga :  Disnaker Sumenep Siapkan Transformasi Bursa Kerja yang Lebih Humanis dan Inklusif

Jalannya evakuasi berlangsung menegangkan, sebab tiupan angin terasa kencang di ketinggian tersebut. Namun, anda jangan mengira ini adalah kejadian sungguhan. Sebab evakuasi ini merupakan skenario dalam praktek pertolongan korban di gedung tinggi yang diikuti oleh para peserta Diklat HART Angkatan XV.

Praktek pertolongan korban di gedung tinggi ini berlokasi di menara latih milik Balai Diklat PMK kota Surabaya, Jawa Timur. Selain itu, para peserta Diklat HART yang berjumlah 25 orang ini juga berlatih melakukan evakuasi dengan media kontainer yang diumpakan sebagai cerobong asap pabrik.

Baca Juga :  Tutup program RTLH, Gubernur Khofifah: Kita Siapkan Hunian Lebih Berkualitas

“Selain berlatih tehnik One Person Rescue Lifting Counter Balance, para seperta Diklat HART juga mempraktekkan tehnik one person rescue lifting menggunakan peralatan Jumar (Ascender Handle). Selain itu mereka juga berlatih mengevakuasi korban di cerobong asap pabrik dengan tehnik One Person Rescue Lifting Passing Knot, dimana sang rescuer harus bisa mengevakuasi korban melewati hambatan tali yang tersimpul, terang Asnawi Suroso, instruktur Kantor SAR Surabaya.

Latihan ini menurut Asnawi diharapkan mampu meningkatkan kemampuan rescuer di Kantor SAR Surabaya, untuk mendukung profesionalitasnya di lapangan. (joe/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual
Lakpesdam dan LPBH NU Temui Kapolresta Sumenep, Desak THM yang Langgar Aturan Ditutup Permanen
Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut, Pelabuhan dan Operasional DBS III Jadi Perhatian
Warga Kepulauan Sumringah, Jalan Jathe Lanjheng Kangean Kini Mulus
Aset Daerah Jadi Perhatian DPRD Sumenep, Cagar Budaya Diminta Dapat Perlindungan
DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175 Miliar
Semarak HUT ke-81 RI, DWP RSUDMA Sumenep Sabet Gold Lomba Lagu Daerah Nusantara
Santri PP Mathla’ul Anwar Gelar Refleksi Kemerdekaan RI ke 81, Ibnu Hajar: Belajar adalah Perjuangan

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:58 WIB

APSI Minta Industri Rokok Buka Pasar Lebih Luas, Petani Madura Tak Boleh Kesulitan Menjual

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:06 WIB

Lakpesdam dan LPBH NU Temui Kapolresta Sumenep, Desak THM yang Langgar Aturan Ditutup Permanen

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:31 WIB

Warga Kepulauan Sumringah, Jalan Jathe Lanjheng Kangean Kini Mulus

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Aset Daerah Jadi Perhatian DPRD Sumenep, Cagar Budaya Diminta Dapat Perlindungan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:31 WIB

DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175 Miliar

Berita Terbaru