Revitalisasi Pasar Anom Baru Mulai Disiapkan, DKUPP Sumenep Lakukan Sosialisasi ke Para Pedagang

- Redaksi

Senin, 28 Juli 2025 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKTIVITAS: Masyarakat saat mengunjungi pasar Anom Kabupaten Sumenep (SandiGT - Seputar Jatim)

AKTIVITAS: Masyarakat saat mengunjungi pasar Anom Kabupaten Sumenep (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai menyusun langkah strategis untuk menata kembali kawasan Pasar Anom Baru.

Rencana ini kini telah memasuki tahap awal perencanaan, sembari Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) melakukan sosialisasi kepada para pedagang.

Penataan pasar ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas fasilitas umum, khususnya ruang niaga rakyat seperti pasar tradisional.

Kepala Bidang Perdagangan DKUPP Sumenep, Idham Halil menyampaikan, bahwa meski perencanaan belum sepenuhnya selesai, percepatan proses tender menjadi prioritas. Hal ini bertujuan agar proyek revitalisasi dapat segera berjalan tanpa hambatan berarti.

“Perencanaan memang belum rampung, tapi proses tender akan kami percepat supaya pelaksanaan proyek tidak mengalami keterlambatan,” ujarnya. Senin (28/7/2025).

Baca Juga :  Erliyati Dikabarkan Mundur dari Jabatan Dirut RSUDMA, Ketua IWO: Sungguh Kehilangan Sosok Figur Baik di Sumenep

Ia menyebutkan, bahwa revitalisasi akan berdampak langsung terhadap 10 hingga 20 pedagang yang berada di area blok sayur, lokasi yang menjadi titik utama pembenahan.

Sebagai langkah antisipatif, pemerintah akan memindahkan para pedagang ke kios kosong yang tersedia di area pasar.

“Relokasi sementara tidak bisa dihindari. Tapi kami sudah identifikasi sejumlah kios kosong yang bisa dimanfaatkan,” tuturnya.

Menurutnya, informasi awal tentang rencana renovasi ini telah disampaikan melalui kepala pasar agar pedagang memiliki waktu cukup untuk bersiap. Langkah ini juga dimaksudkan untuk meminimalisasi potensi konflik atau penolakan.

“Masa pengerjaan revitalisasi kami perkirakan sekitar empat bulan,” imbuhnya.

Tak hanya Pasar Anom Baru, pemerintah daerah juga menargetkan revitalisasi sejumlah pasar lain di Kabupaten Sumenep, yakni Pasar Gapura, Pasar Dasuk, dan Pasar Pasongsongan. Namun, keterbatasan anggaran membuat pelaksanaan program tersebut belum bisa dilakukan tahun ini.

“Perencanaannya sudah ada, tapi realisasi revitalisasi untuk tiga pasar lainnya masih tertunda karena anggaran belum memungkinkan,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG
MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor
Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng
Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap
Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam
Achmad Fauzi Wongsojudo Lantik Lima Komisioner KI Sumenep Periode 2025–2029
Dugaan Korupsi BUMDes, Kades Meddelan Pilih Tutup Mulut dan Blokir WhatsApp Wartawan
Tumpahan CPO Cemari Laut Gili Iyang Sumenep, Minyak Tongkang Capai Bibir Pantai

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:27 WIB

Di Balik Pencitraan SPPG Rubaru, Anak Sekolah Diduga Dijadikan Uji Coba MBG

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:12 WIB

MBG dari SPPG Pakamban Laok 2 Picu Diare Siswa, Wali Murid Takut Melapor

Senin, 26 Januari 2026 - 09:43 WIB

Desa Meddelan Diguncang Dugaan Korupsi hingga Proyek Siluman, Tokoh Pemuda Ancam Audiensi Camat Lenteng

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:00 WIB

Klarifikasi Kepala SPPG Jambu Berbelit, Sertifikat Wajib MBG Terbukti Belum Lengkap

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:22 WIB

Proyek Jalan Gelap di Desa Meddelan, Camat Lenteng Pilih Diam

Berita Terbaru