Sulit Urus KTP, Mahasiswa Kepulauan Demo Kantor Dispendukcapil

- Redaksi

Jumat, 11 Oktober 2019 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan warga kepulauan berunjukrasa di kantor Dispendukcapil Sumenep, Jumat, 11/10/2019. (Farin/ SJ Foto)

Puluhan warga kepulauan berunjukrasa di kantor Dispendukcapil Sumenep, Jumat, 11/10/2019. (Farin/ SJ Foto)

SUMENEP, seputarjatim.com Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Forum Kepulauan melakukan demontrasi didepan Kantor Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Jumat, 11/10/2019. Mereka mengkritisi buruknya layanan kependudukan di kantor setempat.

Muhammad Safi, korlap aksi mengatakan, pelayanan Dispendukcapil Sumenep masih menyulitkan masyarakat kepulauan. Pembuatan KTP dan surat surat kependudukan lain belum dapat ditangani secara baik. Terlebih, untuk mengurus dokumen tersebut setiap warga harus datang langsung ke kota Sumenep.

Baca Juga :  Pesan HUT Jatim Gubernur Khofifah: Rawat Persatuan dan Kesatuan

“Ada kebijakan SOP yang tidak dipublikasi disdukcapil. Untuk mengurus dokumen kependudukan tidak memperbolehkan surat kuasa. Ini kan menambah sulit kita yang harus menyeberang ke daratan. Tolong pahami itu, kata Safi kepada wartawan.

Abdul Basid, pelaksana tugas (Plt) Kepala Dispendukcapil Sumenep mengatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan langkah-langkah terbaik untuk daerah kepulauan.

Baca Juga :  Protes Jalan Rusak, Warga Desa Pagar Batu Tanami Pohon Pisang di Tengah Jalan

“Dalam sistem pemerintahan ada aturan teknis yang harus ditaati,” imbuhnya

Dalam demo ini, Abdul Basid diminta untuk menendatangai surat pernyataan komitmen untuk mempermudah pengurusan dokumen kependudukan warga kepulauan.

“Saya Abdul Basid dengan ini siap dan terbuka terhadap masukan yang disampaikan hari ini,” pungkasnya. (far/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa Diare Usai Konsumsi MBG, Puskesmas Saronggi Dinilai Tak Kooperatif
Kepala SPPG Pakamban Laok 2 Bungkam di Tengah Kisruh MBG Diduga Basi, Ketua Yayasan Terus Pasang Badan
SPPG Talang Diduga Berikan MBG Basi, Siswa Dilarikan ke Puskesmas Akibat Diare
SPPG Lenteng Timur 3 Diduga Lakukan Pelanggaran Berulang, Aktivis: Ini Bukan Lalai, tapi Pembiaran Sistematis
Aroma Busuk di Balik Menu MBG, SPPG Talang Sumenep Didesak Dihentikan
DPRD Sumenep Sahkan 31 Raperda 2026, Fokus Perlindungan Petani hingga Regulasi Media Sosial
TikToker Sumenep Lakukan Gerakan Moral untuk Haji Her, Penyelamat Harga Tembakau Madura
SPPG Lenteng Timur 3 Tetap Jalan Meski Dihentikan BGN, SPPI Korwil Sumenep Tutup Mata

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:11 WIB

Siswa Diare Usai Konsumsi MBG, Puskesmas Saronggi Dinilai Tak Kooperatif

Senin, 13 April 2026 - 09:48 WIB

Kepala SPPG Pakamban Laok 2 Bungkam di Tengah Kisruh MBG Diduga Basi, Ketua Yayasan Terus Pasang Badan

Senin, 13 April 2026 - 08:35 WIB

SPPG Talang Diduga Berikan MBG Basi, Siswa Dilarikan ke Puskesmas Akibat Diare

Sabtu, 11 April 2026 - 15:52 WIB

Aroma Busuk di Balik Menu MBG, SPPG Talang Sumenep Didesak Dihentikan

Sabtu, 11 April 2026 - 09:18 WIB

DPRD Sumenep Sahkan 31 Raperda 2026, Fokus Perlindungan Petani hingga Regulasi Media Sosial

Berita Terbaru