Home / Tak Berkategori

Sumenep Bangkit, Ratusan Santri Ponpes Mathlabul Ulum Antusias Ikuti Vaksinasi Massal

- Redaksi

Sabtu, 11 September 2021 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Sumenep Beserta Jajaran Saat Memantau Vaksinasi Di Ponpes Mathlabul Ulum Jambu (Seputarjatim.com)

Foto: Bupati Sumenep Beserta Jajaran Saat Memantau Vaksinasi Di Ponpes Mathlabul Ulum Jambu (Seputarjatim.com)

Sumenep,Seputarjatim.com,-Ratusan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Mathlabul Ulum Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sunenep, Madura, antusias mengikuti serbuan vaksinasi serentak untuk memutus mata rantai penularan COVID-19 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Sebelum pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan forkopimda Kabupaten Sumenep didampingi pengasuh Ponpes Mathlabul Ulum terlebih dahulu mengikuti video conference bersama Panglima TNI dan Kapolri.

Achmad Fauzi, Bupati Sumenep kepada media ini menjelaskan, kegiatan hari merupakan giat dengan panglima TNI dan Kapolri yang dilakukan dibeberapa titik seluruh Jawa timur, tujuannya sama yakni percepatan vaksinasi guna memberikan perlindungan kepada masyarakat terhadap penyebaran virus COVID-19.

Baca Juga :  128 Bacakades Di Sumenep Ikuti Test Kepemimpinan

“Untuk hari ini ada 4 titik yakni Polres Sumenep, SMA 1 Batuan, Ponpes Mathlabul Ulum dan Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk,” Jelasnya. Sabtu (11-09-2011)

Masih kata politisi PDI-Perjuangan ini mengatakan, dirinya optimis capaian vaksinasi COVID-19 di wilayah ujung timur pulau Madura dapat mencapai target, meskipun saat ini Kabupaten berlambang kuda terbang masih menempati posisi kedua dari bawah di Jawa Timur.

“Kita akan kejar terus, pokoknya kita optimis bulan ini harus naik supaya herd immunity bisa terbentuk,” Pungkasnya.

Sementara itu, Haikal Yusuf salah satu santri asal Desa Pakandangan mengatakan, dia merasa senang setelah mendapat vaksin pertama. Mula mula, dia merasa takut dan was was akan divaksin, setelah melihat teman-teman yang sudah divaksin tidak terjadi apa-apa, bahkan saling bercanda setelah divaksin, baru dia memberanikan diri di vaksin.

Baca Juga :  Viral Anggota Dewan Joget Dikapal, PMII Sumenep: Mereka Merayakan Prestasi Sumenep Termiskin Ketiga di Jatim

”Awalnya takut, ternyata tidak sakit. Bersyukur saya bersama teman-teman mendapatkan vaksinasi pertama dari program vaksin ini,”singkatnya.

Pantauan media ini di lokasi, Selain melaksanakan kegiatan vaksinasi, Forkopimda Sumenep juga memberikan bantuan sosial berupa tali asih dan sembako kepada masyarakat yang sudah selesai di vaksin.(Bambang)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mr. Ball Tak Kunjung Ditutup Meski Langgar Aturan, Satpol PP Sumenep Dinilai Mandul
Siswa Diare Usai Konsumsi MBG, Puskesmas Saronggi Dinilai Tak Kooperatif
Ojung Tak Sekadar Tradisi, Kini Jadi Strategi Wisata Sumenep
Kepala SPPG Pakamban Laok 2 Bungkam di Tengah Kisruh MBG Diduga Basi, Ketua Yayasan Terus Pasang Badan
SPPG Talang Diduga Berikan MBG Basi, Siswa Dilarikan ke Puskesmas Akibat Diare
Said Abdullah Ajak Kiai dan Santri Bergabung, PDI Perjuangan Buka Ruang Lebar
SPPG Lenteng Timur 3 Diduga Lakukan Pelanggaran Berulang, Aktivis: Ini Bukan Lalai, tapi Pembiaran Sistematis
Aroma Busuk di Balik Menu MBG, SPPG Talang Sumenep Didesak Dihentikan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:37 WIB

Mr. Ball Tak Kunjung Ditutup Meski Langgar Aturan, Satpol PP Sumenep Dinilai Mandul

Senin, 13 April 2026 - 13:11 WIB

Siswa Diare Usai Konsumsi MBG, Puskesmas Saronggi Dinilai Tak Kooperatif

Senin, 13 April 2026 - 12:17 WIB

Ojung Tak Sekadar Tradisi, Kini Jadi Strategi Wisata Sumenep

Senin, 13 April 2026 - 09:48 WIB

Kepala SPPG Pakamban Laok 2 Bungkam di Tengah Kisruh MBG Diduga Basi, Ketua Yayasan Terus Pasang Badan

Senin, 13 April 2026 - 08:35 WIB

SPPG Talang Diduga Berikan MBG Basi, Siswa Dilarikan ke Puskesmas Akibat Diare

Berita Terbaru