Viral! Ngaku Utusan Bupati Sumenep Tawarkan Bantuan Ratusan Juta ke Ponpes di Ambunten

- Redaksi

Senin, 7 April 2025 - 20:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Ilustrasi: Modus penipuan tawarkan bantuan ratusan juta (Doc. Istimewa)

Ilustrasi: Modus penipuan tawarkan bantuan ratusan juta (Doc. Istimewa)

SUMENEP, Seputar Jatim – Seorang pria mengaku sebagai utusan Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, menawarkan program bantuan uang ratusan juta rupiah pada pondok pesantren viral di media sosial (medsos).

Pria yang memperkenalkan diri sebagai Syamsul Arifin itu diduga kuat sebagai modus penipuan.

Pria itu menghubungi langsung pihak Pondok Pesantren Dliyaut Thalibin di Desa Sogian, Kecamatan Ambunten, dan mengklaim membawa program bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Demi Jaga Tradisi Warisan Budaya Leluhur, Pekmab Sumenep Gelar Festival Ketupat 2025 di Pantai Slopeng

Diketahui, bantuan yang ditawarkan bernilai Rp 200 juta, dengan rincian untuk renovasi bangunan, pembangunan kamar mandi, dan fasilitas pendukung lainnya.

Bahkan, pria itu menyebut program tersebut atas instruksi langsung dari Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

Namun, pihak pesantren mulai curiga, karena aya bicara dan sikapnya itu dinilai tidak mencerminkan perwakilan resmi pemerintah.

“Dari awal kami sudah curigai ini jelas berbahaya dan bisa menipu banyak pihak,” kata Ketua Yayasan Pondok Pesantren Dliyaut Thalibin, Qusyairi Muhammad, melalui bagian Humas Yayasan, K. Fahmi Baharis kepada wartawan. Senin (7/4/2025).

Lebih janggal lagi, kata dia, saat pria itu menghubungi pihak yayasan dan meminta uang Rp5 juta dengan alasan biaya pembuatan proposal dan laporan pertanggungjawaban.

“Kami meminta pemerintah dan aparat segera menyelidiki kasus ini. Kami khawatir, banyak lembaga pendidikan lain bisa jadi korban dengan iming-iming bantuan palsu,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam
Bahas Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Hadirkan Pemerintah, Polisi hingga Akademisi
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum
Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep
Dugaan Perusakan Rumah dan Teror Celurit di Pamekasan, Jaka Jatim Desak Polisi Usut Tuntas
Kuota Cuma 20 Grup, Jangan Lewatkan! Festival Banjari Al-Habsyi se-Sumenep Siapkan Hadiah Jutaan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan di Atas Kursi Rusak di Pinggir Jalan Prenduan Sumenep

Berita Terbaru