SUMENEP, Seputar Jatim – Nama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Indra Wahyudi, kembali menjadi bahan perbincangan publik.
Ia disebut-sebut terseret dalam dua kasus besar yang kini ramai diperbincangkan di tengah masyarakat.
Isu tersebut mencuat setelah sejumlah pihak menilai bahwa Indra Wahyudi, lebih fokus pada aktivitas pencitraan ketimbang memberikan klarifikasi secara terbuka terhadap persoalan yang berkembang. Kritik pun bermunculan, baik di ruang publik maupun media sosial.
Salah satu kasus yang dikaitkan dengan namanya adalah dugaan persoalan dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep.
Selain itu, ia juga disebut pernah tersandung persoalan proyek sebelum menjabat sebagai Kepala Diskominfo Sumenep.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang menetapkan status hukum terhadap yang bersangkutan.
Salah satu aktivis muda Sumenep, Fathurrahman, meminta agar pihak terkait segera memberikan penjelasan yang transparan agar tidak menimbulkan spekulasi liar.
“Jika memang tidak terlibat, sebaiknya disampaikan secara terbuka agar publik tidak terus bertanya-tanya,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).
Di sisi lain, sejumlah pendukung Indra Wahyudi, menilai tudingan tersebut perlu dibuktikan secara hukum dan tidak boleh hanya berdasarkan opini. Mereka mengingatkan agar asas praduga tak bersalah tetap dijunjung tinggi.
Sampai saat ini masyarakat masih menunggu klarifikasi langsung dari Indra Wahyudi, guna menjawab berbagai spekulasi yang berkembang serta memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Sumenep tetap berjalan kondusif.
Tak hanya berhenti disitu saja, media ini juga menghubungi Kadis Kominfo melalui sambungan WhatsApp, namun yang bersangkutan memilih bungkam hingga berita ini diterbitkan. (EM)
*
Penulis : EM
Sumber Berita: https://seputarjatim.com









