UMKM Jadi Penopang Utama Ekonomi Sumenep, Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja Lokal

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025 - 23:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

GAGAH: Kepala Diskop UKM Perindag Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli (Doc. Seputar Jatim)

GAGAH: Kepala Diskop UKM Perindag Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli (Doc. Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Di balik pesatnya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terdapat kekuatan besar yang menjadi penopangnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Tak tanggung-tanggung, lebih dari 30 persen tenaga kerja di Sumenep diserap oleh sektor UMKM dari berbagai bidang, mulai perdagangan, kuliner, industri rumahan, hingga ekonomi kreatif.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, menyebut UMKM sebagai motor penggerak ekonomi riil yang terus berdenyut di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hampir 300 ribu pelaku UMKM aktif di Sumenep. Angka ini menjadi bukti nyata bahwa sektor ini bukan hanya bertahan, tapi juga menjadi penopang utama ekonomi lokal,” katanya, Kamis (6/10/2025).

Baca Juga :  Kejati Jatim Tetapkan Pejabat Disperkimhub Sumenep sebagai Tersangka Baru Korupsi BSPS Rp26,8 Miliar

Menurutnya, dari total lebih dari 298 ribu pelaku UMKM yang tersebar di seluruh wilayah, kontribusinya mampu menopang pertumbuhan ekonomi daerah hingga 3–4 persen. Bahkan, dari sisi tenaga kerja, sumbangsih sektor ini sudah mendekati setengah dari total penduduk usia produktif di Sumenep.

Salah satu contoh konkret, kata dia, tampak pada aglomerasi industri hasil tembakau yang kini mampu menyerap sedikitnya 220 tenaga kerja lokal.

“Ini bukti bahwa UMKM memiliki daya serap luar biasa terhadap lapangan kerja. Dan kami terus memperkuat ekosistemnya agar semakin berdaya saing,” jelasnya..

Pemerintah Kabupaten Sumenep pun tidak tinggal diam. Melalui berbagai terobosan, Pemkab memastikan pelaku UMKM mendapat kemudahan akses terhadap legalitas usaha, permodalan, dan jaminan pasar.

Salah satu inovasi yang dijalankan adalah program Halal Hub, pusat layanan terpadu yang menyediakan pendampingan perizinan, sertifikasi halal, dan pendaftaran hak merek dagang, bahkan dengan dukungan pembiayaan dari pemerintah daerah.

“Langkah ini agar pelaku usaha tidak hanya berproduksi, tapi juga percaya diri menembus pasar yang lebih luas,” tegasnya.

Selain itu, Diskop UKM Perindag juga gencar mendorong promosi dan digitalisasi UMKM melalui pameran, misi dagang, serta platform digital. Setiap agenda besar daerah kini selalu melibatkan sektor UMKM sebagai wajah ekonomi kreatif Sumenep.

“Pemerintah hadir bukan hanya memberi regulasi, tapi juga membuka peluang nyata agar ekonomi rakyat semakin tumbuh,” pungkasnya.

Sejumlah produk unggulan daerah kini telah mendapat pengakuan di tingkat nasional hingga internasional, seperti kerajinan keris, ukiran kayu, batik, produk kelor, kacang mete, serta bawang khas Kecamatan Rubaru yang telah mengantongi sertifikat Indikasi Geografis (IG) karena keunikan dan kualitasnya.

Dengan potensi besar dan dukungan penuh dari pemerintah, UMKM Sumenep terus membuktikan diri sebagai penopang utama ekonomi kerakyatan dan pencipta lapangan kerja produktif di ujung timur Pulau Madura.

Baca Juga :  Dugaan Skandal Perselingkuhan ASN Guncang Disdik Sumenep, Suami Laporkan Istri ke Inspektorat

UMKM bukan sekadar penggerak ekonomi lokal, melainkan fondasi kemandirian daerah. Ketika sektor kecil diberdayakan dengan serius, maka ekonomi rakyat akan tumbuh kuat dari bawa, sejalan dengan semangat pembangunan inklusif yang kini terus digelorakan Pemerintah Kabupaten Sumenep. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Apel, ASN Sumenep Diajak Biasakan Hidup Sehat, Sekda: Jangan Hanya Disiplin Bekerja!
Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027
Turnamen Voli Pantai 2026 Resmi Dibuka, Bupati Sumenep Dorong Prestasi Atlet dan Dongkrak Wisata Slopeng
Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam
Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Lestarikan Budaya pada Momentum Hari Jadi Sumenep ke 757
Jelang Hari Jadi ke 757, Sumenep Kenang Jasa Raja-Raja dan Tokoh Besar Madura
Jaga Hak Korban, Kapolresta Sumenep Serahkan Kendaraan Barang Bukti untuk Dipinjam Pakai
Dugaan Ancaman Celurit hingga Perusakan Usaha, Dear Jatim Desak Kapolres Pamekasan Tuntaskan dalam 7×24 Jam

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:10 WIB

Usai Apel, ASN Sumenep Diajak Biasakan Hidup Sehat, Sekda: Jangan Hanya Disiplin Bekerja!

Senin, 2 November 2026 - 13:01 WIB

Disbudporapar Sumenep Buka Pintu Kreativitas Masyarakat untuk Kalender Event 2027

Minggu, 1 November 2026 - 12:49 WIB

Turnamen Voli Pantai 2026 Resmi Dibuka, Bupati Sumenep Dorong Prestasi Atlet dan Dongkrak Wisata Slopeng

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Dialog Tambang Ilegal di Pamekasan, JIP Minta Pemkab dan Aparat Penegak Hukum Tak Tinggal Diam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:18 WIB

Jelang Hari Jadi ke 757, Sumenep Kenang Jasa Raja-Raja dan Tokoh Besar Madura

Berita Terbaru