Workshop Santri Milenial Enterpreneur, Bupati Fauzi Dorong Kemandirian Santri

Ekonomi48 Dilihat

Sumenep, seputarjatim.com- Pemerintah Kabupaten Sumenep memiliki terobosan dalam upaya meningkatkan sumber ekonomi dunia pesantren. Salah satunya melalui program Santri Milenial Enterpreneur yang digagas sejak tahun 2021 hingga tahun 2023. Program ini menyasar kalangan santri untuk menjadi pelopor kemandirian di lingkungan rumah dan pesantren tempat mereka menimba ilmu.

“Program ini sudah berjalan 3 tahun dan memiliki dampak positif yang signikfikan. Santri itu kan mayoritas pemuda. Melalui program ini, pemerintah kabupaten Sumenep mencita-citakan kemandirian ekonomi di kalangan santri,” terang Kadisbudporapar Sumenep Mohamad Iksan, Jumat (1/12/2023).

Dalam upaya membuka pasar usaha lebih luas, Pemkab Sumenep juga turut menggandeng perusahaan digital untuk menjadi pendukung pemasaran produk yang dihasilkan para santri asal Sumenep.

“Kemarin kita mengadakan workshop marketplace mitralapak. Kita undang 50 utusan pesantren alumni program Santri Milenial Enterpreneur sejak tahun 2021 sampai 2023. Sekarang kan sudah era digital, jadi kami juga memberikan wawasan digitalisasi pemasaran produk yang dibuat oleh santri kita. Kita datangkan tim digital marketing dari sejumlah pasar digital,” kata Kabid Pemuda dan Olahraga Syaifuddin Anshari.

Baca Juga :  Protes Harga Garam Anjlok

Terpisah, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya santri dan pesantren untuk mandiri secara ekonomi.

“Dengan memandirikan santri secara ekonomi, maka sejatinya juga membantu Pondok Pesantren. Apalagi Sumenep memiliki ratusan pondok pesantren yang tersebar di wilayah daratan dan kepulauan. Melalui program ini, mari songsong generasi emas tahun 2045,” kata Bupati Fauzi. (far/red)

Komentar