15 Hari Berjalan, Satlantas Polres Sumenep Belum Berhasil Ungkap Pelaku Tabrak Lari di Desa Gunggung

- Redaksi

Jumat, 15 April 2022 - 17:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Foto: Kanit Laka, Satlantas Polres Sumenep, IPDA Suki

Foto: Kanit Laka, Satlantas Polres Sumenep, IPDA Suki

SUMENEP, seputarjatim.com–Sudah 15 hari berjalan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep, Jawa Timur, belum juga berhasil mengungkap pelaku tabrak lari di jalan Arya Wirajaya, Desa Gunggung, Kecamatan Batuan kabupaten setempat, tepat pertigaan depan kantor Dinas Perhubungan yang melibatkan korban perempuan asal Desa Masalima Kecamatan Masalembu, Jumat (15/4/2022).

Untuk diketahui, pada Jumat (1/4/2022) lalu sekitar pukul 14.00 WIB telah terjadi kecelakaan lalu lintas tabrak lari dengan korban perempuan inisial RW (24) dengan kendaraan yang digunakan sepeda motor honda beat warna hitam dengan nopol M 3748 TB.

Dihimpun media ini, dugaan pelaku tabrak lari yang melibatkan korban hingga mengalami patah tulang dan gagar otak ringan sesuai diagnosa medis, sebuah mobil truk dengan ciri-ciri warna kombinasi biru dan kuning sebagaimana tangkapan CCTV di wilayah sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasatlantas Polres Sumenep AKP Lamudji saat dikonfirmasi awak media menyarankan agar langsung kepada Kanitnya. Kanit Laka, Satlantas Polres Sumenep, IPDA Suki saat berhasil dikonfirmasi mengaku masih lidik dan menyebut belum menemukan identitas yang sebenarnya.

Baca Juga :  Achsanul Qosasi, Anggota III BPK RI Ditetapkan Tersangka Kasus BTS Kominfo Rp40 Miliar

“Masih proses lidik, kami masih belum menemukan identitas yang sebenarnya,” kata Suki ditemui di kantornya, Kamis (14/4/22).

Suki menyebut sudah bekerja melakukan upaya dan sudah lidik dan cek semua CCTV sampai kemana-mana hingga mengaku menyisir sampai Al-Amin, Prenduan.

“Cuma apa identitas masih belum saya ketahui,” sebut Suki.

Kendati demikian, Suki juga menyebut sudah mengantongi ciri-ciri kendaraan dugaan pelaku tabrak lari tersebut.

“Terkait ciri-ciri kendaraan sudah ada dan sudah tak sebar, selain melalui IT saya sudah melalui manual minta bantuan-bantuan,” jelas Suki.

Hanya saja hingga dua pekan lamanya kendati sudah mengantongi ciri-ciri kendaraan, Suki menyebut belum mengetahui identitas yang sebenarnya.

“Sampai saat ini masih belum mengetahui identitas yang sebenarnya sehingga kami tidak gegabah,” sebut Suki.

Baca Juga :  Titik Nol Pulau Oksigen

Bagaimana dengan keberadaan CCTV di traffic light lampu merah di Kota Keris? Suki menyebut kalau CCTV di lampu merah milik Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kabupaten Sumenep itu mati. Yang seharusnya jadi penunjang dan berfungsi mengindentifikasi identitas kendaraan di wilayah tersebut.

Lalu bagaimana dengan keberadaan tujuh titik yang disebutkan akan dipasang CCTV untuk penerapan Sistem Elektronik Traffic Enforcement (ETLE) atau tilang electronik oleh Satlantas Polres Sumenep sebagaimana dilansir media pada Februari 2022 lalu. Yang disebutkan bakal diterapkan pada bulan depan yang dapat diartikan pada Bulan Maret 2022 kemarin?, Kasatlantas Polres Sumenep belum dapat di konfirmasi lebih lanjut.

Dihubungi terpisah, Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya kepada media mengaku ihwal tabrak lari di Jalan Arya Wiraraja tersebut menjadi atensinya.

“Di atensi,” tegas Rahman Wijaya saat dihubungi. (Bam)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka
Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi
Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti
Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum
Diduga Cabuli Anak di Sekolah, Pria 43 Tahun Diamankan Polsek Kangean
Surat Pencabutan Laporan Pencurian Kayu di Nonggunong Jadi Polemik, Pelapor dan Polresta Sumenep Berseberangan
3 Tersangka Pencurian Kayu di Nonggunong Dipulangkan, Surat Pencabutan Diduga Dibubuhi Tanda Tangan Palsu
Polresta Sumenep Pulangkan 3 Tersangka Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong, Pelapor Tak Pernah Cabut Laporan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Diduga Cabuli Anak di Sekolah, Pria 43 Tahun Diamankan Polsek Kangean

Kamis, 24 September 2026 - 12:08 WIB

Surat Pencabutan Laporan Pencurian Kayu di Nonggunong Jadi Polemik, Pelapor dan Polresta Sumenep Berseberangan

Berita Terbaru