Pesan Keberagaman Siswa TK-SD di Lamongan Dalam Karnaval HUT RI ke-74

- Redaksi

Rabu, 28 Agustus 2019 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karnaval HUT RI ke-74 di Lamongan, Jawa Timur, berlangsung meriah. (Mahrus/ SJ foto)

Karnaval HUT RI ke-74 di Lamongan, Jawa Timur, berlangsung meriah. (Mahrus/ SJ foto)

LAMONGAN, seputarjatim.com Sebanyak 89 lembaga Pendidikan setingkat TK dan SD meramaikan karnaval HUT ke-74 RI di Lamongan, Rabu, 28/08/2019. Banyaknya peserta dalam karnaval kali ini mengakibatkan peserta terakhir baru bisa berangkat ketika matahari sudah diatas kepala. Beragam pesan disampaikan peserta karnaval yang mengusung tema warna nusantaraku ini. Seperti siswa dari SDN Jetis III yang tampil di atas kendaraan terbuka sambil memainkan alat musik tradisional gamelan.

Sementara beberapa Lembaga TK/RA menampilkan program unggulan Pemkab Lamongan. Mulai dari Lamongan Green and Clean (LGC), Gerakan 1821, Tani Jago (Pertanian Jagung Modern) hingga pendidikan anti korupsi.

Baca Juga :  Kades Aengtongtong Masuk Penjara

Warna warni Nusantara ditunjukkan lewat beberapa peserta yang tampil dengan busana adat khas mulai dari Sabang sampai Merauke. Beberapa guru pendamping juga tampil percaya diri dengan busana adat khas Lamongan yang baru saja diresmikan penggunaannya oleh Bupati Fadeli pada Mei lalu.

Bupati Fadeli berpose dengan peserta karnaval. (Mahrus/ SJ foto)

Puluhan peserta karnaval setingkat TK dan SD ini terdiri dari 55 lembaga dari TK/RA dan selebihnya sebanyak 34 lembaga berasal dari SD/MI.

Baca Juga :  Setiap Hari, Pemkab Sumenep Bagi-Bagi Takjil Gratis kepada Masyarakat selama Bulan Ramadhan

Peserta dari TK/RA menempuh rute yang sangat pendek. Diberangkatkan Bupati Fadeli Bersama Forkopimda setempat dari depan Pendopo Lokatantra, mereka finish di depan SDN Jetis III setelah menyusuri Jalan Lamongrejo, Jalan dr Wahidin Sudiro Husodo dan sebagian Jalan Soewoko.

Sedangkan peserta dari SD dan MI menempuh rute yang lebih Panjang. Dari Jalan Soewoko mereka masih harus menyusuri Jalan Andan Sari dan Andan Wangi, sebelum melalui Jalan A Yani untuk kemudian finish di barat Pendopo Lokatantra. (mah/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing
PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain
Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan
Pemkab Sumenep Perketat Penataan TPS, Sampah Pinggir Jalan Dilarang Keras
Pasca Penahanan Kades Pragaan Daya, Aktivis Ingatkan Bahaya Program Fiktif dan Kelalaian Administrasi

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 09:38 WIB

Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media

Selasa, 28 April 2026 - 18:43 WIB

Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan

Senin, 27 April 2026 - 14:12 WIB

Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru

Berita Terbaru