Home / Tak Berkategori

Kunjungi Bintang, Polres Jombang Kampanye Sadar Berlalu Lintas

- Redaksi

Kamis, 29 Agustus 2019 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Elia Eza Bintang Savana, gembira menyambut kedatangan petugas Polres Jombang di rumahnya Desa Dadi Tunggal, Ploso, Jombang, Kamis, 29/08/2019. (Mufid/ SJ foto)

Elia Eza Bintang Savana, gembira menyambut kedatangan petugas Polres Jombang di rumahnya Desa Dadi Tunggal, Ploso, Jombang, Kamis, 29/08/2019. (Mufid/ SJ foto)

JOMBANG, seputarjatim.com Operasi patuh 2019 dikemas berbeda Polres Jombang, Jawa Timur. Untuk membangun kesadaran berlalu lintas, sejumlah personil Korps Bhayangkara itu mengunjungi rumah Elia Eza Bintang Savana, 6 tahun, anak korban kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan kedua orang tuanya meninggal dunia, di Desa Dadi Tunggal, Kecamatan Ploso, Jombang, Kamis/29/08/2019.

Selain bersilaturahmi, kedatangan petugas yang dipimpin Wakapolres Jombang, Kompol Budi Setiono tersebut juga untuk memberikan bantuan. Sebab pasca terjadinya laka lantas yang menimpa kedua orang tua Bintang, Abdul Rochim, 30 tahun, dan Suyanti, 28 tahun, di tahun 2017 silam, Bintang hidup sebatang kara.

Baca Juga :  Indoras, Sejarah Klub Basket Pertama di Timur Madura

“Adek Bintang ini adalah salah satu contoh dampak kecelakaan lalu lintas yang ditimbulkan, bukan hanya pada diri sendiri, tapi pada keluaraga yang ditinggalkan. Adek Bintang ini contohnya yang sekarang menjadi yatim piatu”, terang Budi.

Selain bantuan uang, petugas juga berikan aneka boneka dan paket sembako kepada Bintang. “Ini wujud kepedulian kami, selain tindakan kami juga berikan empati. Jadi sekaligus ini sebagai imbauan kami agar masyarakat mengutamakan keselamatan berlalu lintas”, tegasnya.

Akibat ditinggal orang tuanya, Bintang yang kini berusia enam tahun tinggal bersama kakek dan neneknya di Desa Dadi Tunggal Kecamatan Ploso. Bocah malang tersebut masih tetap semangat belajar di SD Negeri Dadi Tunggal. Untuk mencukupi kehidupan sehari-hari Bintang, pasangan  lansia ini bekerja sebagai pembuat batu bata di lingkungan rumahnya.

Baca Juga :  7 Gaya Rambut Ponytail Artis Indonesia Bisa Jadi Inspirasi, Kamu suka yang mana?

Salah seorang tetangga, Sri Wahyuni menceritakan, kedua orang tua Bintang tewas dalam kecelakaan di Pacet, Mojokerto, dua tahun silam. Saat itu Bintang masih duduk dibangku Taman Kanak-kanak. “Waktu itu kecelakaan dengan truk muatan pas berhenti di lampu merah di Pacet. saat itu mau berangkat kerja, jadi langsung meninggal dunia ditempat,” kenangnya. (muf/red)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‘Bismillah Melayani’ Dipertanyakan, Banjir Berulang di Sumenep Dinilai Minim Solusi
Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan
MBG Terhenti Bukan Sekadar Evaluasi, SPPG Pakamban Laok 2 Akui Disuspend BGN
BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret
Ikon Kota Gelap Gulita, Lampu Tugu ‘Selamat Datang’ Sumenep Mati Total
Sumenep Berselawat 2026, Refleksi Setahun Kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Perkuat Spirit Pembangunan
SMSI Sumenep dan Ar-Raudah Computer Bagikan 500 Takjil untuk Warga Rutan Sumenep
Ulama dan Habaib Desak DPRD Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam di Sumenep 

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:02 WIB

‘Bismillah Melayani’ Dipertanyakan, Banjir Berulang di Sumenep Dinilai Minim Solusi

Senin, 2 Maret 2026 - 14:24 WIB

Polemik E-Katalog Memanas, IWO Sumenep Nilai Kebijakan Terlalu Dipaksakan

Senin, 2 Maret 2026 - 12:12 WIB

MBG Terhenti Bukan Sekadar Evaluasi, SPPG Pakamban Laok 2 Akui Disuspend BGN

Senin, 2 Maret 2026 - 00:27 WIB

BGN Suspend 17 SPPG di Jatim, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Ikut Terseret

Minggu, 1 Maret 2026 - 12:20 WIB

Ikon Kota Gelap Gulita, Lampu Tugu ‘Selamat Datang’ Sumenep Mati Total

Berita Terbaru