Rawat Budaya, Pemkab Sumenep Gelar Festival Klenengan Dolanan di Pendopo Agung Keraton

- Redaksi

Senin, 29 Januari 2024 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Sumenep Gelar Festival Klenengan Dolanan di Pendopo Agung Keraton

Pemkab Sumenep Gelar Festival Klenengan Dolanan di Pendopo Agung Keraton

SUMENEP, SEPUTARJATIM – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar festival ‘Klenengan Dolanan’.

Kegiatan itu, digelar untuk mempromosikan dan mempopulerkan seni musik tradisional kepada masyarakat luas.

Kegiatan itu melibatkan siswa-siswi Sekolah Dasar (SD), yakni Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pasongsongan 1, SDN Pandian 1, SDN Bluto 1 dan SDN Rubaru 1 untuk tampil secara bergantian.

Baca Juga :  DPN Formapera Resmi Laporkan Asmen K3 PLN UID ke Polisi Atas Dugaan Gratifikasi

Seperti diketahui, festival Klenengan Dolanan yang merupakan bagian dari kegiatan kalender pemerintah daerah 2024, dihadiri ratusan masyarakat termasuk pelajar untuk menyaksikan langsung salah satu warisan budaya seni musik tradisional.

“Acara ini agar musik tradisional tetap lestari sampai kapanpun, sehingga keberadaannya tidak tergerus zaman di tengah-tengah masyarakat,” kata Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Senin (29/1/2024)

Menurutnya, festival diadakan sebagai media untuk mengajak masyarakat utama pelajar agar mengetahui seni budaya warisan leluhur, karena seiring berjalannya waktu tentu saja berdampak pada budaya atau kearifan lokal yang mulai tenggelam seiring dengan semakin majunya zaman.

Baca Juga :  Gandeng Wali Murid, PAUD H.I El Fath Sumenep Gencar Lakukan Gerakan Literasi untuk Wujudkan Program 'Pojok Buku'

“Seluruh elemen masyarakat bersama-sama merawat dan menjaga agar tidak mengalami kepunahan, jadi kalau bukan kita siapa lagi yang melestarikan seni musik tradisional itu,” ujarnya.

Lanjut ia mengatakan, pemerintah daerah berterima kasih dan mengapresiasi seluruh lembaga pendidikan yang telah membimbing dan mendidik siswa-siswinya untuk belajar seni budaya, sehingga mereka sejak dini bisa mengembangkan bakat dan meningkatkan kreativitasnya.

“Kami memiliki harapan anak-anak mempertahankan nilai seni budaya, karena itulah para guru memiliki peran penting untuk menumbuhkan minat dan bakat dalam mengaktualisasikan seni budaya lokal ini,” imbuhnya.* (EM)

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik
Puluhan Pasang Sapi Kerap Meriahkan HUT Perdana DRT di Lapangan Giling Sumenep
Festival Kucing Busok Raas 2025: Ajang Konservasi Ras Langka yang Jadi Magnet Wisata
Hari Jadi Sumenep ke-756, 1000 Penari Topeng Meriahkan Puncak Prosesi Arya Wiraraja
Disbudporapar Sumenep Perjuangkan 5 Warisan Budaya Lokar Agar Ditetapkan sebagai WBTB Indonesia 2025
Daftar Juara Festival Musik Tong-Tong 2025 di Sumenep
Festival Musik Tong-Tong Masuk KEN 2025, Disbudporapar Sumenep Siap Tampilkan Budaya Sumenep Tingkat Nasional
38 Grup Meriahkan Festival Musik Tong Tong se-Madura 2025

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:47 WIB

Pelestarian atau Pemaksaan? Perbup Busana Budaya Sumenep Tuai Gelombang Kritik

Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:00 WIB

Puluhan Pasang Sapi Kerap Meriahkan HUT Perdana DRT di Lapangan Giling Sumenep

Rabu, 19 November 2025 - 14:25 WIB

Festival Kucing Busok Raas 2025: Ajang Konservasi Ras Langka yang Jadi Magnet Wisata

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 23:53 WIB

Hari Jadi Sumenep ke-756, 1000 Penari Topeng Meriahkan Puncak Prosesi Arya Wiraraja

Selasa, 21 Oktober 2025 - 10:02 WIB

Disbudporapar Sumenep Perjuangkan 5 Warisan Budaya Lokar Agar Ditetapkan sebagai WBTB Indonesia 2025

Berita Terbaru

ILUSTRASI : Kepala SPPG Saronggi memilih bungkam saat ada MBG  yang bau (Doc. Seputar Jatim)

Peristiwa

MBG Tak Aman, Siswa Terancam, Kepala SPPG Saronggi Bungkam

Selasa, 27 Jan 2026 - 22:20 WIB