Dugaan Kasus Pemukulan di Rubaru Resmi Dilaporkan, Keluarga Korban Minta Polisi Segara Bertindak

- Redaksi

Minggu, 7 April 2024 - 19:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

Ilustrasi: Pemukulan di Rubaru

Ilustrasi: Pemukulan di Rubaru

SUMENEP, SEPUTARJATIM – Polsek Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, telah menerima laporan kasus penganiayaan yang diduga dilakukan Yoga kepada Khalili Firdaus dan Saiful Rahman, di salah satu rumah warga di Desa Pakondang.

Kasus penganiayaan itu dilaporkan oleh korban Khalili Firdaus ke Polsek Rubaru Polres Sumenep, yang terdaftar dengan Nomor: LPM/B/01/IV/2024/SPKT/POLSEK RUBARU/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR.

“Bahwa kejadian berawal pada hari Kamis 4 April 2024, pukul 20.30 WIB,” kata Khalili, dalam keterangan tertulis di LP tersebut, Minggu (7/4/2024).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat itu, kata dia, pihaknya sedang berdiri di teras rumah milik Yusi, kemudian di dalam rumah tersebut terdengar pertengkaran antara Yusi dan Yoga.

Baca Juga :  Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, PMI Sumenep Beri Bantuan Sosial kepada Abang Becak dan Pemulung

Karena ada pertengkaran tersebut, korban segera pulang dan tidak lama kemudian tiba-tiba keluar Yoga (Pelaku) dari dalam rumah dan langsung menggunakan sandal yang milik korban.

“Itu sandal saya jangan dipakai,” ucap korban dalam keterangan itu.

Kemudian, lanjut dia menerangkan, tiba-tiba pelaku langsung memukul pipt kiri korban menggunakan tangan kanan sebanyak tiga kali.

“Kemudian dari dalam rumah datang Saiful Rahman yang berusaha melerai namun Yoga malah langsung memukul Saiful Rahman di pipi kiri juga sebanyak tiga kali menggunakan tangan kosong,” ujarnya.

Tidak lama kemudian datang, lanjut dia menuturkan, datang orangtua Yusi bersama warga sekitar datang melerai dengan membawa pelaku pulang agar situasi tenang.

Akibat dari kejadian tersebut, Khalili Firdaus dan Saiful Rahman, mengalami luka memar pada bagian pipinya.

Baca Juga :  Budayawan Sumenep Dampingi Achmad Fauzi Wongsojudo Pantau Progres Pembangunan Tugu Keris di Kecamatan Pragaan

Sementara itu, Keluarga Korban (Khalili Firdaus) Imam Mustain R menegaskan, bahwa kasus dugaan pemukulan terhadap ponakannya harus segara ditindaklanjuti oleh pihak Kepolisian.

“Ini bukan persoalan kecil, jadi saya berharap laporan yang telah dibuat segara diproses. Tidak lain, tujuan ini agar pelaku ada efek jera,” pungkasnya. (EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu
Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka
Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi
Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti
Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum
Diduga Cabuli Anak di Sekolah, Pria 43 Tahun Diamankan Polsek Kangean
Surat Pencabutan Laporan Pencurian Kayu di Nonggunong Jadi Polemik, Pelapor dan Polresta Sumenep Berseberangan
3 Tersangka Pencurian Kayu di Nonggunong Dipulangkan, Surat Pencabutan Diduga Dibubuhi Tanda Tangan Palsu

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Perawat Puskesmas Dasuk Diamankan Bersama Rekannya, Polisi Temukan 3,50 Gram Sabu

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Diduga Hamili Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Ditetapkan sebagai Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Maya Puspitasari Diburu Polresta Sumenep, Masuk DPO Kasus Dugaan Korupsi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Pencabutan Laporan Dipersoalkan, Pelapor Kasus Kayu Nonggunong Tantang Polresta Sumenep Buka CCTV dan Bukti

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Surat Pencabutan Laporan Dinilai Palsu, Pelapor Kasus Pencurian Kayu di Nonggunong Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru

ILUSTRASI: H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma, keduanya merupakan mantan Ketua DPRD Kabupaten Sumenep (Foto Istimewa)

Opini Publik

Sumenep Butuh Sosok H. Hamid Ali Munir dan H. Herman Dali Kusuma

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:58 WIB