DLH Sumenep Butuh 3 Unit Truk Kontainer untuk Angkut Sampah

- Redaksi

Senin, 24 Juni 2024 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERSENYUM : Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Dedy

TERSENYUM : Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Dedy

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur,masih membutuhkan tambahan tiga unit truk kontainer untuk menangani pengangkutan sampah.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Dedy mengungkapkan bahwa kekurangan armada ini telah mengakibatkan penumpukan sampah di beberapa titik, terutama di kawasan padat penduduk dan pada saat perayaan hari-hari besar atau kalender event 2024.

“Kami menghadapi tantangan besar dalam menangani volume sampah yang terus meningkat setiap harinya,” jelasnya, Kamis (20/6)

Hal ini, sambung dedy, untuk mengatasi lonjakan sampah tahun 2024 mencapai 1 ton per harinya, seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan kegiatan-kegiatan hari besar juga kalender event.

Penambahan armada truk kontainer ini, lanjut dedy, akan difokuskan pada wilayah-wilayah yang memiliki volume sampah tinggi dan akses pengangkutan yang sulit. “Kami juga akan meningkatkan koordinasi dengan petugas kebersihan di lapangan untuk memastikan pengangkutan sampah berjalan lancar dan tepat waktu,” tambahnya.

“Untuk Truk pengangkut sampah disesuaikan dengan spesifikasi yang ada di E Katalog, karena harga masih bisa berubah-ubah. dan tahun ini target kita membutuhkan tiga unit sesuai rencana pengembangan wilayah layanan, yaitu Kecamatan Lenteng, Kecamatan Ganding, Kecamatan Guluk-Guluk,” ujarnya.

Baca Juga :  PAUD HI El-Fath Sumenep Gelar Pelepasan Siswa-Siswi Tahun 2024

“Maka dari itu, untuk saat ini bentuk pengelolaan di TPA yaitu selain untuk pengomposan juga pemilahan untuk pemulung, jadi kedepannya direncanakan ada pengelolaan lebih lanjut yaitu sistem RDF,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, target pengadaan truck pastinya disesuaikan target jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang, namun demikian tetep disesuaikan dengan kondisi anggaran yang ada di kabupaten.

“Karena dengan bertambahnya armada tentu harus diiringi dengan anggaran BBM dan SDM. Karena harga armroll kurang lebih di kisaran harga 600 jt – 650 juta,” tukasnya. (SAND/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Sumenep Bahas LKPJ 2025, Dorong Penguatan PAD, Pemerataan hingga Layanan Kesehatan
Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media
Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing
PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain
Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media
Dana Desa Hak Masyarakat, Bupati Sumenep Tegaskan Kades Wajib Kelola Transparan
Ribuan Disabilitas di Madura Dibantu, BIP Foundation Hadirkan Harapan Baru
2 Tragedi Diduga Imbas BOSP, DPRD Sumenep Desak Disdik Evaluasi Total Mekanisme Pencairan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:40 WIB

DPRD Sumenep Bahas LKPJ 2025, Dorong Penguatan PAD, Pemerataan hingga Layanan Kesehatan

Kamis, 30 April 2026 - 16:35 WIB

Momentum HAKIN 2026, KI Sumenep Siap Perkuat Peran Strategis Media

Kamis, 30 April 2026 - 09:38 WIB

Lewat JMS, Kejari Sumenep Ingatkan Pelajar SMAN 1 Bahaya Hoaks hingga Doxxing

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

PKDI Sumenep Apresiasi Langkah Kejari, Penahanan Kades Pragaan Daya Jadi Peringatan bagi Desa Lain

Selasa, 28 April 2026 - 19:38 WIB

Kisruh Gadai Emas Rp200 Juta Lebih, BMT-UGT Nusantara Gayam Pilih Tak Respons Konfirmasi Media

Berita Terbaru