Sebanyak 473 Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep Resmi Diwisuda

- Redaksi

Selasa, 22 Oktober 2024 - 10:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

KHIDMAT: Ratusan mahasiswa STKIP PGRI Sumenep, mengikuti rangkaian wisuda

KHIDMAT: Ratusan mahasiswa STKIP PGRI Sumenep, mengikuti rangkaian wisuda

SUMENEP, Seputar Jatim – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar Wisuda Program Sarjana Pendidikan Angkatan XX Tahun 2024, di Gedung Adipoday, Selasa (22/10/2024).

Diketahui, sebanyak 473 mahasiswa dari berbagai program studi resmi diwisuda di antaranya, sebanyak 91 mahasiswa dari Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), 39 mahasiswa dari Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN), 13 mahasiswa dari Pendidikan Matematika, 100 mahasiswa dari Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek), 33 mahasiswa dari Bimbingan dan Konseling (BK), dan 197 mahasiswa dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Ketua STKIP PGRI Sumenep, Asmoni dalam sambutannya mengatakan, mahasiswa yang resmi diwisuda mampu mengimplementasikan segala ilmunya kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  STKIP CUP Ke-9 2024 Resmi Dibuka

“Ada beban moral saudara punya almamater keilmuan, anda adalah wakil kami di tengah masyarakat. Buktikan dan tunjukkan bahwasanya saudara bangga bisa bisa jadi seseorang yang dibanggakan oleh STKIP,” ujarnya.

Dengan begitu, ia menunggu karya alumni, dan sangat bersyukur jika para alumni Akademi Kesehatan sebelum lulus itu sudah diminta oleh para apoteker, baik rumah sakit daerah maupun rumah sakit swasta.

“Sehingga beberapa di antaranya juga sudah diambil oleh apotek-apotek yang ada di Kabupaten Sumenep. bahkan yang dari Pamekasan itu sudah request duluan untuk mengambil atau mendapatkan para alumni dari Akademi kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Jawa Timur, Joko Adi Waliyo menyampaikan, bahwa wisudawan ini adalah calon pendidik dan calon pendidik itu harus profesional.

Baca Juga :  Kapal Expres Bahari 8B di Pelabuhan Kalianget Resmi Operasi, Ini Rutenya

“Saya hadir sebagai ketua PGRI untuk mengantarkan dan mengingatkan kembali, saudara-saudaraku adalah pendidik atau guru yang profesional,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengaku bahwa profesional itu harus ekskul, jadi seorang pendidik itu harus memiliki keahlian dan guru zaman sekarang sama zaman dahulu tentu sangat berbeda.

“Guru zaman sekarang harus penuh rayuan bukan bentakan, ini yang harus kita pahami jadi yang pertama harus memiliki keahlian yang kedua memiliki tanggung jawab,” pungkasnya. (San/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Jago Statistik Center Dukung Mahasiswa UNT Sampang ke Forum Internasional
MATAMUDA 2026, RA Nurul Mannan Tanamkan Karakter Anak Lewat Belajar Aman dan Menyenangkan
Hari Pertama MPLS, Bupati Sumenep Turun Langsung Pastikan Tak Ada Perundungan di Sekolah
Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru
Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis, Pelatihan Karya Ilmiah Didorong Jadi Motor Literasi Pendidikan
Data Gizi Anak Terkumpul, ACCESS Segera Teliti Dampak Program MBG di Pamekasan
Disdik Sumenep Perketat Pengelolaan BOSP 2026, Dorong PAUD Lebih Akuntabel dan Berdampak
Siswa SMP Binar Sumenep Raih Juara I Coding Speed Challenge FOSFAT 2026

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:18 WIB

PT Jago Statistik Center Dukung Mahasiswa UNT Sampang ke Forum Internasional

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:12 WIB

MATAMUDA 2026, RA Nurul Mannan Tanamkan Karakter Anak Lewat Belajar Aman dan Menyenangkan

Senin, 13 Juli 2026 - 09:53 WIB

Hari Pertama MPLS, Bupati Sumenep Turun Langsung Pastikan Tak Ada Perundungan di Sekolah

Senin, 29 Juni 2026 - 14:01 WIB

Pemkab Sumenep Wajibkan Bahasa Madura Jadi Mata Pelajaran Mulai Tahun Ajaran Baru

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:57 WIB

Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis, Pelatihan Karya Ilmiah Didorong Jadi Motor Literasi Pendidikan

Berita Terbaru