DKUPP Sumenep Bakal Fasilitasi Pembuatan Akta Notaris Koperasi Merah Putih di Seluruh Desa dengan Dana APBD

- Redaksi

Rabu, 30 April 2025 - 12:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Dukung Jurnalis Kami !
+ Traktir Kopi

SANTAI: Kepala DKUPP Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, saat ditemui di kantornya (SandiGT - Seputar Jatim)

SANTAI: Kepala DKUPP Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, saat ditemui di kantornya (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur, akan memfasilitasi pembuatan akta notaris untuk pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa.

Kepala DKUPP Sumenep, Moh. Ramli, menyampaikan, bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih akan dilakukan melalui forum musyawarah desa yang dikawal langsung oleh pemkab.

“Target kami launching koperasi ini pada 12 Juli 2025. Proses musyawarah desa harus sudah tuntas akhir Juni, sesuai surat dari Bapak Sekda kepada seluruh camat,” ujarnya. Rabu (30/4/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Selain Mantangkan Rencana Kegiatan Tahun Anggaran 2025, BRIDA Sumenep Gelar Rapat Evaluasi Kinerja

Untuk biaya pembuatan akta notaris koperasi, lanjut dia, akan ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep.

“Hal ini sesuai dengan amanah Instruksi Presiden dalam upaya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi desa,” tegasnya.

“Biaya pencatatan ke notaris ditanggung APBD Kabupaten, sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis nasional ini,” ucapnya.

Ia pun menegaskan, bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga turut mendukung dalam proses ini.

Berdasarkan informasi yang diterima, pemprov hanya membiayai dua desa per kecamatan untuk pembuatan akta notaris.

“Di Sumenep ada 27 kecamatan, berarti hanya 54 desa yang dibiayai provinsi. Sisanya sekitar 280 desa dari total 334 desa akan difasilitasi langsung oleh Pemkab,” bebernya.

“Program Koperasi Merah Putih ini diharapkan menjadi tulang punggung perekonomian desa dan mempercepat pembangunan berbasis potensi lokal,” pungkasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI
Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB
Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar
Disperkimhub Sumenep Terapkan Tarif Parkir Nonberlangganan bagi Kendaraan Pelat Luar
Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026
Perkuat Kompetensi Perawat Madura, PTC dan JSC akan Gelar Pelatihan BTCLS di Pamekasan
Puluhan Grup Ikuti Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family, Majelis At-Taufiq Siap Guncang Malam Puncak
Dua Kades Terjerat Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Pilih Tegak Lurus pada Hukum

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

IWO Gelar Seminar Jurnalistik di UPI Sumenep, Etika Pers Tak Boleh Kalah oleh AI

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Kasus DBD di Pamekasan Capai 380, Dinkes Siapkan 4 Langkah Antisipasi KLB

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Gandeng Kepolisian, Disperkimhub Sumenep Perketat Penertiban Jukir Liar

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Disperkimhub Sumenep Terapkan Tarif Parkir Nonberlangganan bagi Kendaraan Pelat Luar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Puncak Festival Banjari Al-Habsyi, DRT Gemar Bershalawat Hadirkan Majelis At-Taufiq Meriahkan HSN 2026

Berita Terbaru