DKUPP Resmi Luncurkan Koperasi Merah Putih, Ini Harapan Bupati Sumenep

- Redaksi

Senin, 14 Juli 2025 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SWAFOTO: Kepala DKUPP Sumenep, Moh. Ramli saat foto bersama Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, usai apel pagi di lapangan pemkab setempat (SandiGT - Seputar Jatim)

SWAFOTO: Kepala DKUPP Sumenep, Moh. Ramli saat foto bersama Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, usai apel pagi di lapangan pemkab setempat (SandiGT - Seputar Jatim)

SUMENEP, Seputar Jatim – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi meluncurkan Koperasi Merah Putih sebagai tonggak baru dalam penguatan ekonomi rakyat berbasis kebersamaan.

Acara yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Sumenep ini dihadiri oleh Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, Wakil Bupati, Forkopimda, pimpinan OPD, pelaku UMKM, dan tokoh masyarakat.

Peluncuran koperasi ini dibarengi dengan pemberian penghargaan kepada lima koperasi terbaik se-Kabupaten Sumenep, sebagai bentuk apresiasi atas kiprah dan kontribusi mereka dalam membangun ekonomi anggota dan komunitasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya dari sisi seremonial, peluncuran ini juga menjadi penanda komitmen jangka panjang Pemkab Sumenep dalam membangun ekosistem koperasi yang sehat dan berdaya saing.

“Koperasi Merah Putih ini bukan hanya proyek jangka pendek. Kami di Dinas Koperasi dan UKM sudah menyiapkan roadmap pembinaan secara berkelanjutan, mulai dari pelatihan manajemen, pendampingan usaha, hingga integrasi digital koperasi,” kata Kepala Dinas DKUPP Sumenep. Moh. Ramli. Senin (14/7/2025).

Baca Juga :  Sekolah Rakyat Jadi Model Pendidikan Masa Depan, Disdik Sumenep Siapkan 30 Calon Guru Lintas Keahlian

Menurut, bahwa koperasi ini didesain sebagai wadah multipihak yang dapat menaungi petani, nelayan, pelaku UMKM, dan komunitas lainnya untuk saling menopang dalam sistem ekonomi yang lebih adil.

“Yang membedakan Koperasi Merah Putih adalah dukungan langsung dari pemerintah, baik dari sisi regulasi, permodalan awal, hingga legalitas kelembagaan. Bahkan, penyusunan akta notaris difasilitasi penuh oleh APBD. Ini bentuk keberpihakan nyata,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, bahwa koperasi ini akan menjadi instrumen penting dalam menata ulang hubungan produksi dan distribusi antara pelaku ekonomi lokal dengan pasar yang lebih luas.

“Kita ingin ada model koperasi yang bisa jadi contoh: transparan, modern, dan berbasis kebutuhan riil masyarakat. Bukan koperasi papan nama,” tegasnya.

Ia mengajak generasi muda dan pelaku usaha milenial untuk terlibat aktif, karena koperasi saat ini tidak lagi identik dengan sistem lama, melainkan justru menjadi ruang inovasi ekonomi kolektif yang bisa tumbuh fleksibel di tengah era digital.

Momen peluncuran juga diramaikan oleh pelepasan balon Merah Putih ke udara, sebagai simbol semangat baru ekonomi gotong royong yang diusung pemerintah daerah.

“Dengan peluncuran ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap Koperasi Merah Putih tidak hanya menjadi organisasi ekonomi, tapi juga gerakan sosial yang mampu menjembatani kepentingan masyarakat bawah dengan struktur ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tukasnya. (Sand/EM)

*

Follow WhatsApp Channel seputarjatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasien Meninggal Dunia, Puskesmas Bluto Diduga Lambat Beri Rujukan, Keluarga Tuntut Kapus Mundur
Pemkab Sumenep Luncurkan SIKERIS, Satu Pintu Digital untuk Semua Layanan Kependudukan
IWO Sumenep Gelar Seminar “Hukum dan Kebebasan Pers” Soroti Urgensi Perlindungan Jurnalis di Era Tekanan Publik
28 Ribu Rokok Ilegal Dimusnahkan, Pemkab Sumenep Tegaskan Sikap Tanpa Kompromi
Pemkab Sumenep Apresiasi Peran Guru di Momentum HGN 2025: Guru Hebat, Indonesia Kuat!
Pemkab Sumenep Percepat Digitalisasi Pajak Daerah, SPPT PBB-P2 Bisa Dicetak di Desa Mulai 2026
Atap Kios Dipotong Sepihak, Pedagang Pasar Anom Sumenep Tuntut Ganti Rugi
TPID Sumenep Gelar FGD Kendalikan Inflasi Jelang Natal dan Tahun Baru 2026

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 10:30 WIB

Pasien Meninggal Dunia, Puskesmas Bluto Diduga Lambat Beri Rujukan, Keluarga Tuntut Kapus Mundur

Jumat, 28 November 2025 - 01:30 WIB

Pemkab Sumenep Luncurkan SIKERIS, Satu Pintu Digital untuk Semua Layanan Kependudukan

Kamis, 27 November 2025 - 15:15 WIB

IWO Sumenep Gelar Seminar “Hukum dan Kebebasan Pers” Soroti Urgensi Perlindungan Jurnalis di Era Tekanan Publik

Rabu, 26 November 2025 - 15:38 WIB

28 Ribu Rokok Ilegal Dimusnahkan, Pemkab Sumenep Tegaskan Sikap Tanpa Kompromi

Selasa, 25 November 2025 - 13:02 WIB

Pemkab Sumenep Apresiasi Peran Guru di Momentum HGN 2025: Guru Hebat, Indonesia Kuat!

Berita Terbaru